Khawatir Digunakan Untuk Kepentingan Pribadi, Keberadaan 2 Alat Berat Excavator Hibah Pemprov Riau Dipertanyakan Warga Inhu

datariau.com
3.210 view
Khawatir Digunakan Untuk Kepentingan Pribadi, Keberadaan 2 Alat Berat Excavator Hibah Pemprov Riau Dipertanyakan Warga Inhu
Heri
Alat berat yang terparkir di belakang Kantor Disbun Inhu beberapa tahun silam.

RENGAT, datariau.com - Pemerintahan Provinsi Riau melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Riau di tahun 2013 menghibakan dua unit alat berat jenis excavator ke Dinas Perkebunan (Disbun) Inhu, dengan tujuan untuk membantu dan mempermudah kelompok tani yang ada di Kabupaten Inhu. Namun saat ini masyarakat Inhu tidak mengetahui keberadaan dua unit alat berat tersebut berada dimana dan dalam kondisi baik atau rusak.

Masyarakat mempertanyakan kembali dua unit alat berat excavator hibah dari Disbun Provinsi Riau itu karena dikhawatirkan digunakan untuk kepentingan pribadi oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Karena pernah di tahun 2015, dua unit alat berat excavator dikabarkan disewakan ke salah seorang warga untuk mengeruk galian C dengan harga sewa Rp25 juta selama 1 bulan, diduga uang dari sewa alat berat untuk kepentingan pribadi oknum-oknum kala itu," kata Jumadi, akvitif LSM TOPAN-RI kepada datariau.com, Sabtu (15/4/2017).

Sekarang, katanya, masyarakat pun tidak tahu dimana posisi kedua alat berat excavator itu, apakah sedang mengerjakan lahan kelompok tani atau kembali disewakan ke pungusaha yang membutuhkan alat berat excavator.

"Keberadaan dua unit alat berat excavator di Disbun Inhu wajib dipertanyakan bila perlu ditanyakan 1 bulan sekali keberadaan dan kegunaanya. Karena alat berat tersebut adalah aset milik Pemda Inhu tidak dapat digunakan sembarangan, jika disewakan harus jelas aturannya dan jelas juga uangnya dikemanakan," pungkas Jumadi.



Terkait hal ini, Plt Disbun Inhu R Agus Widodo saat dikonfirmasi datariau.com melalui selulernya mengatakan, bahwa satu unit alat berat tersebut saat ini sedang mengerjakan lahan kelompok tani, dan memang alat itu diperuntukkan kelompok tani.

"Kalau tidak salah saya di kecamatan Batang Cenaku, sedangkan yang satunya lagi alat beratnya dititipkan di rumah warga di Desa Sungai Baung Kecamatan Rengat Barat dalam kondisi rusak," terang Widodo.

"Rencana dalam bulan ini atau bulan depan alat berat yang rusak akan kita perbaiki agar dapat digunakan oleh masyarakat Inhu yang ingin buka lahan untuk pertanian," lanjutnya.

Baca juga:

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)