Air Drainase Jalan Karet Siak Tidak Mengalir, Mantan Penghulu Amri Syarif Sebut Akan Gotong Royong

datariau.com
1.459 view
Air Drainase Jalan Karet Siak Tidak Mengalir, Mantan Penghulu Amri Syarif Sebut Akan Gotong Royong

PERAWANG, datariau.com - Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Siak menyebutkan bahwa pembangunan drainase Batu Bata Jalan Karet RT 03 RK 04 Dusun Bunut Kampung Pinang Sebatang Timur (PST) Kecamatan Tualang, air tidak mengalir sehingga air limbah pembuangan rumah tangga tergenang dan menimbulkan bau tidak sedap.

Pernyataan tersebut disampaikan salah satu staf TPAD saat turun ke Kampung Pinang Sebatang Timur beberapa hari yang lalu.

Saat penyampaian itu ke PLT Pinang Sebatang Timur Musri beserta perangkat desa, kemudian PLT didampingi Kerani Pinang Sebatang Timur berangguk sembari menyebutkan bahwa sambungan drainase ini belum selesai, kemungkinan akan dianggarkan tahun depan.

Mendengar pernyataan tersebut, rombongan TP4D yang dipimpin oleh Kasi Datun Kejari Siak Lina Samosir kembali mengecek pembangunan fisik lain.

Seperti diketahui bahwa pembangunan drainase batu bata Jalan Karet menggunakan anggaran APBN tahun 2017, adapun volume pembangunan yaitu panjang 135 meter dan lebar 0.4 meter serta tinggi 0.6 meter.

Biaya yang dikucurkan untuk pembangunan drainase tersebut sebesar Rp 72.897.400 dan pembangunan drainase tersebut di masa Mantan Penghulu Pinang Sebatang Timur yaitu Amri Syarif yang saat ini mengikuti pemilihan Kepala Kampung bulan Oktober mendatang.

Amri Syarif selaku mantan Penghulu Kampung Pinang Sebatang Timur di masa jabatannya saat dihubungi awak media melalui seluler, Selasa (26/9/2017) mengatakan, bahwa dia sudah mengetahui Tim TP4D turun kemarin serta mengetahui permasalahan pembangunan tersebut.

"Persoalan tersebut sudah diakomodir, kemungkinan kita akan lakukan gotong royong bersama masyarakat," tandasnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Drainase
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)