PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka menyentil lambannya penyelesaian tiga pasar milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Yakni Pasar Higienis Jalan Teratai, Pasar Bawah, dan Pasar Induk. Ketiganya dinilai tak kunjung berfungsi optimal, padahal dibangun untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Menurutnya, pemerintah kota tidak boleh terus membiarkan aset bernilai miliaran rupiah itu terbengkalai. Di sisi lain, pedagang justru kesulitan mencari tempat usaha yang layak.
"Pemko Pekanbaru harus berhenti menutup mata terhadap karut-marut infrastruktur ekonomi kita. Denyut nadi ekonomi rakyat dimulai dari pasar. Kalau pasarnya saja mangkrak, bagaimana ekonomi masyarakat mau tumbuh?" tegas Bagus Oka, Kamis (2/7/2026).
Pasar Higienis Jangan Terus Jadi Bangunan Kosong
Rizky Bagus Oka menyoroti Pasar Higienis di Jalan Teratai yang hingga kini belum dimanfaatkan secara maksimal sejak selesai dibangun pada 2018.
Baca juga:
LAMR Pekanbaru Dukung Penuh Visi Pekanbaru Berbudaya, Nilai Melayu Harus Mengakar dalam Pembangunan Kota
Menurut Ketua KADIN Kota Pekanbaru itu, kondisi tersebut sangat disayangkan karena di saat pemerintah gencar mendorong pertumbuhan UMKM, justru ada aset yang tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia pun mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) segera mengambil keputusan.
"Kalau memang konsep pasar sudah tidak sesuai, jangan dipertahankan. Alihfungsikan saja menjadi pusat UMKM, inkubator bisnis, atau ruang ekonomi kreatif. Yang penting bangunan itu hidup dan memberi manfaat, bukan dibiarkan kosong bertahun-tahun," jelasnya.
Revitalisasi Pasar Bawah Dinilai Terlalu Lama
Selain Pasar Higienis, DPRD Pekanbaru juga menyoroti belum rampungnya revitalisasi Pasar Bawah. Rizky Bagus Oka menilai proyek tersebut berjalan terlalu lambat sehingga para pedagang menjadi pihak yang paling dirugikan karena harus berjualan di lokasi sementara dengan kondisi yang jauh dari ideal.
Baca juga:Komisi II DPRD Pekanbaru Turun ke Pasar Kodim, Tindaklanjuti Keluhan Kenaikan Tarif Lapak Ikan
"Pedagang sudah terlalu lama menunggu. Omzet mereka ikut turun. Pemerintah harus mengevaluasi kerja sama dengan pihak ketiga. Kalau memang ada wanprestasi, jangan ragu mengambil tindakan tegas sesuai aturan," ujarnya.
Pasar Induk Jangan Terus Tertunda
Rizky Bagus Oka juga meminta Pemko mempercepat penyelesaian Pasar Induk yang dinilai sangat penting untuk memperkuat distribusi bahan pokok di Pekanbaru.
Ditambah lagi, keberadaan pasar induk akan membantu menjaga stabilitas harga, memperlancar distribusi barang, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca juga:Rizky Bagus Oka Minta Disperindag Jamin Harga Stabil dan Peduli UMKM Pekanbaru
"Pasar Induk ini kebutuhan masyarakat. Kalau terus tertunda, distribusi bahan pokok tidak maksimal dan peluang meningkatkan PAD juga hilang," ujarnya.