PEKANBARU, datariau.com - Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru melakukan rapat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruangan (PUPR) Kota Pekanbaru, Senin (13/1/2024).
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV Nurul Ikhsan didampingi Sekretaris Pekanbaru Roni Amriel serta anggota lainnya Hamdani, Nofrizal, Achmad Faisal Reza, Faisal Islami, Roni Pasla, Pangkat Purba, Zulkardi dan Zulfan Hafiz.
Pertemuan pertama ini dihadiri full team jajaran dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Mulai dari Kadis PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah diikuti Sekretaris Dinas, hingga kepala bidang.
Anggaran Dinas PUPR Kota Pekanbaru di dalam APBD tahun 2025 berkisar Rp 273 Miliar.
Persoalan jalan rusak dan berlubang hingga banjir ini menjadi sorotan dan perhatian serius Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru di tahun 2025.
Komisi IV yang membidangi infrastruktur, sangat berharap Dinas PUPR Kota Pekanbaru memaksimalkan anggaran di tahun 2025 untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan juga menangani permasalahan banjir yang selalu menghantui masyarakat saat kondisi hujan.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel SH MH mengklaim kedua permasalahan tersebut hingga kini masih menjadi keluhan yang paling dirasakan masyarakat Kota Pekanbaru.
"Hari ini keluhan masyarakat yaitu kebinamargaan. Ada sebanyak 1.645 titik jalan berlubang di Kota Pekanbaru, jadi kita minta itu segera diperbaiki ya kalau tidak bisa dioverlay, bisa ditambal. Termasuk, titik-titik banjir yang ada di Pekanbaru itu harus diatasi," kata Roni.
Roni menambahkan, Komisi IV DPRD Pekanbaru siap memberikan dukungan anggaran untuk kegiatan pelaksanaan Dinas PUPR dan apa-apa saja yang menjadi keinginan masyarakat di tahun 2025.
"Kita kan lagi defisit, banyak kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan. Tunda bayar di Dinas PUPR itu saja sekitar Rp 146 Miliar," terangnya.
Politisi Golkar ini menyebut, Komisi IV DPRD Pekanbaru dalam waktu dekat akan mendalami porsi anggaran perbaikan jalan dan penanganan banjir dalam penyesuaian penyempurnaan APBD 2025.
"Insya Allah, minggu depan akan kita dalami berapa total kebutuhan untuk perbaikan jalan, berapa total untuk mengatasi sekian ratus spot-spot banjir, normaliasi atau pembersihan drainase dan lainnya," ujar Roni.
Baca juga: Tangani Masalah Banjir Pekanbaru, Komisi IV Anggarkan Pembelian Excavator Amphibi Untuk Normalisasi Sungai
Sementara itu, Kadis PUPR Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyampaikan bahwa ada dua program prioritas utama di tahun 2025. Diantaranya, permasalahan jalan rusak dan berlubang rusak hingga banjir.
"Dua itu menjadi program prioritas di luar kegiatan rutin Dinas PUPR. Kalau dipikir untuk banjir dan jalan rusak di Pekanbaru dengan anggaran ditahun ini mungkin tidak menutup secara signifikan ya, tapi paling tidak secara alokasi jauh lebih baik di tahun ini untuk dua program prioritas tadi," jelas Edu.
Edu juga mengungkapkan, Dinas PUPR Kota Pekanbaru di tahun 2025 telah merancang program prioritas per tiga bulan untuk penanganan banjir. Termasuk, normalisasi sungai dan pembersihan saluran drainase.
"Normalisasi itu bagian dari bagian rutin yang kita laksanakan. Ada beberapa jumlah titik banjir yang menjadi program prioritas kita di bulan Januari, Februari dan Maret," ucapnya. (end)
Baca juga: Inilah Salah Satu Penyebab Banjir Pekanbaru