PPDB 2026 Pekanbaru Masih Tanda Tanya, Azwendi Soroti Sistem Domisili

datariau.com
190 view
PPDB 2026 Pekanbaru Masih Tanda Tanya, Azwendi Soroti Sistem Domisili
Foto: Endi
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.

PEKANBARU, datariau.com - Memasuki tahun ajaran baru 2026, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri menyebut pihaknya masih menunggu kebijakan resmi Pemerintah Kota Pekanbaru terkait sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya menyangkut penerapan sistem domisili dalam penerimaan siswa baru.

Menurut Azwendi, hingga kini belum ada kepastian apakah Pemko Pekanbaru masih akan menggunakan pola lama berbasis zonasi atau menerapkan skema baru dalam proses penerimaan siswa tahun ajaran 2026.

“Tentu kita masih menunggu kebijakan dari pemerintah kota. Apakah nanti masih menggunakan pola lama zonasi ataupun pola baru yang akan diluncurkan pemerintah kota, kita masih menunggu,” kata Azwendi, Selasa (19/5/2026).

Baca juga:PPDB 2026, Komisi III Ingatkan Dinas Pendidikan Pekanbaru Permudah Prosedur Daftar Sekolah


Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, masyarakat selama ini masih menyoroti sejumlah persoalan dalam sistem penerimaan siswa baru, terutama terkait aturan domisili dan pemerataan akses pendidikan di sekolah negeri.

Menurutnya, keluhan masyarakat muncul karena masih ada calon siswa yang kesulitan masuk ke sekolah negeri akibat terbentur aturan wilayah tempat tinggal. Kondisi tersebut dinilai menjadi perhatian penting yang harus dievaluasi pemerintah daerah.

Meski demikian, Azwendi optimistis Pemerintah Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius Anwar akan mempertimbangkan berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat dalam sistem PPDB.

“Saya yakin dan percaya, pemerintahan Agung Nugroho dan Markarius Anwar pasti melihat dan memandang persoalan yang sama, apa yang dirasakan dan dikeluhkan masyarakat saat ini,” ujarnya.

Baca juga:Disdik Pekanbaru Akan Salurkan Anak Didik ke Sekolah Swasta Jika Tidak Tertampung di Sekolah Negeri

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)