Penataan Kawasan Panam Harus Memiliki Konsep Melayu

datariau.com
2.315 view
Penataan Kawasan Panam Harus Memiliki Konsep Melayu

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE, mengingatkan pemerintah yang akan melakukan penataan kawasan Simpang Panam, Pekanbaru. Apalagi rencananya pemerintah pusat sudah turun tangan membantu anggaran untuk penataan tersebut. Azwendi berharap rencana penataan tersebut harus terealisasi tahun 2022 ini.

"Memang harus kita dukung. Jangan sampai gagal, apalagi hanya sebatas wacana saja," kata Azwendi, Jumat (6/5/2022) dikutip tribunpekanbaru.com.

Azwendi Pekanbaru secara lembaga, dipastikan memberikan dukungan penuh, untuk penataan tersebut. Sebab, kepadatan arus lalu lintas di Simpang Panam belakangan ini, sudah semakin krodit. Jika tidak segera dicari jalan keluarnya, maka dikhawatirkan akan semakin parah kemacetannya.

"Kabarnya juga Dishub Pekanbaru akan memasang lampu merah di Simpang empat tersebut, itu bagus untuk jangka pendek. Karena memang harus diurai kemacetan di sana," sebutnya.

Politisi Senior Partai Demokrat ini mengharapkan, dalam penataan kawasan Simpang Panam itu, harus memerhatikan estetika ciri khas Kota Pekanbaru, yakni arsitektur Melayu.

"Ini yang paling penting. Apalagi Simpang Panam tersebut pintu masuk Kota Pekanbaru. Jadi saat pendatang masuk, sudah bisa merasakan suasana dan khasanah Melayu," pintanya.

Azwendi mengaku tidak peduli, rencana penataan seperti apa yang akan dibangun pemerintah nantinya. Apakah dibangun fly over, atau kawasannya ditata sesuai teknis lalu-lintas, agar tidak mengundang kemacetan. "Yang penting penuh estetika Melayu dan tahun 2022 ini, kita harapkan terwujud," harapnya lagi.

Masyarakat Kota Pekanbaru merasa gembira, karena Pemerintah Pusat akan menggelontorkan bantuan anggaran dari APBN, untuk penataan kawasan Simpang Panam, Pekanbaru. Anggaran yang akan dikucurkan tahun 2022 ini, sekitar Rp 15-20 miliar.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau T Juliansyah belum lama ini di Pekanbaru mengatakan, anggaran sekitar Rp15-20 miliar dari APBN tersebut, digunakan untuk penataan kaki jalan di Simpang Empat Panam dan Simpang Empat Garuda Sakti, Pekanbaru. Tujuannya, untuk mengurai kemacetan.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)