Komisi IV Desak Pemko Pekanbaru Segera Realisasikan Master Plan Penanganan Banjir

datariau.com
1.357 view
Komisi IV Desak Pemko Pekanbaru Segera Realisasikan Master Plan Penanganan Banjir
Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois.

PEKANBARU, datariau.com - Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar dapat merealisasikan dan mengimplementasikan masterplan penanganan banjir yang telah rampung dikerjakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Hal ini mengingat potensi hujan di Kota Pekanbaru cukup tinggi dan sangat rentan terjadinya genangan air bahkan banjir.

"Masterplan penanganan banjir itu kan sudah dibuat oleh Pemko Pekanbaru, jadi itu jangan hanya sebatas dokumen diatas kertas saja. Mesti diterjamahkan dan direalisasikan dalam pelaksanaannya dilapangan," kata Rois, Kamis (28/7/2022).

Rois menilai, sejauh ini penerapan masterplan penanganan banjir yang telah rampung disusun oleh Pemko Pekanbaru pada Desember 2020 silam belum menunjukkan progres dan hasil yang signifikan. Padahal, masterplan ini diharapkan mampu mengatasi masalah banjir yang sering menggenangi wilayah Kota Pekanbaru.

Ia pun menyarankan Pemko Pekanbaru agar dapat menggandeng pihak-pihak yang sudah terlibat dalam perancangan masterplan penanganan banjir.

"Diajaklah mereka-mereka yang membuat masterplan banjir ini dalam pelaksanaannya di lapangan. Dikoordinasikan, istilahnya bekerjasama lah mana saja titik-titik banjir yang harus diprioritaskan dan didahulukan," ujarnya.

Politisi PKS ini optimistis, dengan menggandeng konsultan dan pihak terkait yang merancang masterplan penanganan banjir tersebut dapat menjadi solusi dalam mengurangi titik-titik genangan air dan banjir yang kerap dikeluhkan masyarakat.

"Masterplan itu sudah dibuat, tapi yang dilaksanakan lain, jadi ya tidak akan ketemu solusi dalam menangani masalah banjir ini. Yang ada, titik banjir malah bertambah kalau saya lihat. Makanya, ajaklah mereka yang merancang masterplan itu turun. Saya yakin, jika ini dilakukan maka titik-titik banjir itu bisa berkurang," pungkasnya. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)