Komisi III Segera Panggil Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Pertanyakan Tahapan PPDB

datariau.com
678 view
Komisi III Segera Panggil Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Pertanyakan Tahapan PPDB
Foto: Endi
Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Aidil Amri SSos.

PEKANBARU, datariau.com - Komisi III DPRD Kota Pekanbaru bakal memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru untuk membahas soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sering dikeluhkan masyarakat setiap tahun ajaran baru. Hal ini mengingat PPDB tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri tahun ajaran 2024/2025 di Kota Pekanbaru akan dibuka Juni mendatang.

"Insya Allah, Senin depan kita akan panggil Disdik untuk membahas masalah PPDB agar tidak ada lagi keributan dari orang tua murid soal PPDB ini yang sering terjadi seperti tahun sebelum-sebelumnya," kata Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Aidil Amri SSos, Senin (6/5/2024).

Aidil secara pribadi mengaku masih mendapat keluhan dari orang tua yang kesulitan memasukkan anaknya ke sekolah negeri setiap tahun ajaran baru masuk.

"Keinginan masyarakat itu bisa menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri bisa terpenuhi. Banyak orang tua yang tidak mampu ke swasta karena beban ekonomi mereka sehingga harapan satu-satunya ya bisa jebol ke negeri," terangnya.

Politisi Demokrat ini menekankan kepada Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru untuk dapat meminimalisir kecurangan ataupun pungutan liar (Pungli) saat PPDB.

"Kita minta kepada Disdik bisa memberitahukan dan menegaskan ke sekolah-sekolah agar tidak terjadi keributan dari masyarakat. Jangan sampai ada oknum-oknum yang bermain," tegas Aidil.

Aidil juga berharap dua unit SMPN yang baru dibangun Pemko Pekanbaru bisa mempersiapkan diri untuk menjadi lokasi PPDB tahun ajaran baru 2024/2025.

Dua unit sekolah baru tersebut yakni SMPN 50 Pekanbaru yang terletak di Jalan Komplek Damai Langgeng, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani dan SMPN 51 Pekanbaru yang berada di Jalan Pesisir, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai.

"Ya, kebetulan di tahun 2024 sudah ada sekolah baru yang dibangun, contohnya SMPN 51 di Rumbai. Semoga warga tempatan dapat terbantu dan intinya tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan masukkan anaknya ke negeri," tutupnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)