Komisi III DPRD Pekanbaru Panggil Pengelola Dolphin & Jack Waterpark Terkait Kecelakaan Kerja

Endi Dwi Setyo
261 view
Komisi III DPRD Pekanbaru Panggil Pengelola Dolphin & Jack Waterpark Terkait Kecelakaan Kerja
Khumar Mahendra
Suasana rapat antara Komisi III DPRD Pekanbaru bersama pelapor Darmas Silaban serta pengelola Dolphin & Jack Waterpark dan Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru

PEKANBARU, datariau.com- Komisi III DPRD Pekanbaru menggelar hearing bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru dan pengelola Dolphin & Jack Waterpark, Senin (4/10/2021).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy didampingi Wakil Ketua H Ervan dan Sekretaris Jepta Sitohang dan anggota lainnya Heri Kawi Hutasoit, Pangkat Purba, Tarmizi Muhammad, Suherman dan Zulkarnain.

Rapat ini dihadiri oleh pengelola Dolphin & Jack Waterpark Sutikno diikuti oleh beberapa perwakilan dari Disnaker Kota Pekanbaru. Turut hadir juga Darmas Silaban selaku pekerja dari Waterpark tersebut.

Usai rapat, Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy mengatakan bahwa agenda rapat terkait dengan kecelakaan kerja yang terjadi di Waterpark Dolphin & Jack yang berlokasi di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani.

Kecelakaan ini bermula dari salah seorang pekerja Waterpark Dolphin & Jack bernama Darmas Silaban mengalami kecelakaan kerja yang membuat mata kiri dari pekerja tersebut terkoyak dan mengeluarkan darah akibat terkena batu kerikil saat tengah membersihkan rumput.

"Tuntutan Pak Silaban selalu pelapor itu salah satunya meminta pihak pengelola Waterpark untuk peduli dengan pengobatan mata yang sedang dijalaninya. Kemudian, mempertegas status pelapor untuk kedepannyanya seperti apa oleh pihak pengelola," katanya.

Yasser menambahkan, bahwa tujuan pemanggilan antara Darmas Silaban selaku pihak pelapor dan Sutikno pengelola Waterpark Dolphin & Jack sebagai bentuk upaya mediasi antara kedua belah pihak.

"Masalah ini diharapkan bisa diselesaikan dengan segera karena permasalahan ini sudah berlarut lama," ujarnya.

Yasser mengungkapkan bahwa dalam pertemuan rapat antara Komisi III DPRD bersama Dinas Tenaga Kerja, Pengelola Waterpark Dolphin & Jack Komisi belum mencapai titik temu.

"Tetapi kami (Komisi III) mengingatkan agar bagaimana masalah ini bisa diselesaikan oleh kedua belah pihak," ucapnya.

Dari hasil pertemuan rapat dengan kedua belah pihak, Yasser selaku Ketua Komisi III DPRD merekomendasikan agar permasalahan ini bisa diselesaikan antara kedua belah pihak.

Namun, jika dua kubu ini tidak mencapai titik temu maka Komisi III DPRD Pekanbaru mengusulkan agar permasalahan ini diteruskan ke Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau.

"Sehingga pihak pelapor Pak Silaban bisa melayangkan dan meneruskan permasalahan ini jika masalah ini tidak bisa diselesaikan antara kedua belah pihak," jelasnya.

Selain itu, Politisi PKS ini menyampaikan bahwa pihak pelapor juga menuntut kejelasan dari pihak pengelola berapa lama anaknya tidak sekolah. Pasalnya, Silaban yang merupakan pekerja di Waterpark tersebut tidak tinggal di rumah. Melainkan, bertempat tinggal yang telah disediakan pihak pengelola semacam mess.

"Karena semua barang perlengkapan baju itu ada disana (mess), sehingga mau tak mau anak si pelapor itu tidak sekolah," pungkasnya. (mar)

Penulis
: Khumar Mahendra
Editor
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com