Komisi I Prihatin Leher Pelajar di Pekanbaru Luka Tersangkut Kabel Internet

datariau.com
888 view
Komisi I Prihatin Leher Pelajar di Pekanbaru Luka Tersangkut Kabel Internet
Foto: Endi
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Syafri Syarif SE.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Syafri Syarif SE menyampaikan keprihatinannya lagi-lagi kabel yang menjuntai dan melintang di badan jalan kembali memakan korban di Kota Pekanbaru.

Kali ini, seorangsiswi SMAdi Pekanbaru bernama Shakira mengalami luka di leher dan tangan setelah tersangkut kabel fiber optik (FO) yang menjuntai dan melintang rendah di Jalan Inpres, tepat di depan Jalan Kulim, Kecamatan Marpoyan Damai pada Selasa (11/11/2025).

Kejadian ini pun menambah panjang daftar korban akibat kabel optik semrawut yang berseliweran di Kota Pekanbaru.

"Kabel-kabel optik sekarang ini menjadi perhatian hampir di seluruh kota, jadi kita beri peringatan kepada para pelaku usaha kabel optik mau menata kembali kabel-kabelnya. Ini sudah banyak korban, jangan tunggu ada korban lagi baru bertindak," kata Syarif, Kamis (13/11/2025).

Syarif mengungkapkan, banyak perusahaan penyedia jaringan internet yang belum memiliki izin resmi dari pemerintah kota. Mereka hanya bermodal izin dari RT RW setempat untuk mendirikan tiang dan menarik kabel.

"Kami terus mendapat aduan dari warga, ini yang jadi masalah di masyarakat. Pihak provider hanya ngaku dapat izin dari RT atau RW. Padahal izin itu tidak cukup,” ucapnya.

Politisi Golkar ini juga menyoroti lemahnya regulasi yang mengatur keberadaan kabel optik di Pekanbaru. Saat ini belum ada Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwako) yang secara khusus mengatur pemasangan dan penataan jaringan kabel optik.

"Inilah kendala kita. Pekanbaru belum punya aturan yang jelas soal kabel optik ini. Alhamdulillah, kemarin kami sempat melakukan kunjungan ke salah satu kota yang sudah punya aturan itu. Mudah-mudahan Pekanbaru segera menyusul,” ujarnya.

Komisi I DPRD Pekanbaru dijadwalkan segera memanggil kembali APJATEL serta dinas terkait, seperti Diskominfo, DPMPTSP, Dinas PUPR, dan Satpol PP, untuk duduk bersama dalam agenda rapat membahas solusi dan regulasi penataan kabel optik di Pekanbaru.

"Kami dari Komisi I minggu kemarin sudah mencoba memanggil APJATEL, namun mereka tidak hadir. Dalam waktu dekat kami akan panggil kembali," tutup Syarif. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)