Hasil Rapat Komisi IV dengan Provider: Stop Semua Pemasangan Tiang Kabel FO di Pekanbaru

datariau.com
904 view
Hasil Rapat Komisi IV dengan Provider: Stop Semua Pemasangan Tiang Kabel FO di Pekanbaru
Foto: Endi
Suasana rapat Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru dengan sejumlah stakeholder terkait, Rabu (3/12/2025)

PEKANBARU, datariau.com - Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru memanggil sejumlah stakeholder terkait dalam agenda rapat, Rabu (3/12/2025), membahas persoalan semrawutnya pemasangan tiang dan kabel fiber optik di berbagai titik Kota Pekanbaru.

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi IV Nurul Ikhsan, didampingi Sekretaris Komisi Roni Amriel serta anggota Komisi IV lainnya H Ervan, Pangkat Purba, Zulfan Hafiz, dan Zulkardi.

Rapat tersebut menghadirkan perwakilan sejumlah provider serta OPD terkait Diskominfo, DPMPTSP, dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru.

Komisi IV DPRD Pekanbaru juga mengundang Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) dalam agenda rapat. Namun, pihak asosiasi yang bersangkutan tak hadir.

Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, H Roni Amriel SH MH, menyampaikan keberadaan kabel FO semrawut di Kota Pekanbaru sudah memprihatinkan. Selain merusak estetika kota, kabel yang menjuntai rendah juga membahayakan warga bahkan sampai memakan korban.

"Ini masalah karut-marut soal kabel optik. Dimana disini ada peran pemerintah dan ada peran provider juga disitu. Seperti yang kita lihat kabel-kabel optik ini sudah mengganggu estetika hingga mengganggu keselamatan masyarakat Pekanbaru," kata Roni usai rapat.

Ia mengungkapkan, salah satu pihak provider yang hadir adalah IndiHome merupakan anak perusahaan Telkom. Dalam rapat, mereka mengakui kabel optik milik mereka menyebabkan insiden di Kecamatan Marpoyan Damai yang membuat leher warga tersangkut kabel.

“Mereka (Telkomsel) mengakui itu kabel mereka dan siap bertanggung jawab, mengobati hingga memberikan santunan kepada warga yang menjadi korban,” paparnya.

Komisi IV mendesak Pemko Pekanbaru melakukan moratorium terhadap seluruh aktivitas pemasangan tiang tumpu dan kabel optik baru.

“APJATEL hari ini tidak hadir, padahal ini penting. Kita minta pemerintah kota menghentikan dulu semua pemasangan tiang dan kabel optik. Satu titik itu bisa ada 5 sampai 7 tiang dari berbagai provider, ini sudah tidak terkendali,” tegas Roni.

Ditambahkan Roni, desakan moratorium tersebut sebagai jangka pendek mengatasi semrawutnya tiang-tiang kabel internet.

“Stop semua dulu (pemasangan tiang dan kabel), baru buat moratorium. Nanti, silahkan Pemko Pekanbaru mengkaji kekosongan aturannya, apakah perwako atau cukup moratorium saja,” sebutnya.

Politisi Golkar ini juga memaparkan bahwa hampir seluruh pemasangan tiang dan kabel optik yang saat ini menjamur dipasang di wilayah Kota Pekanbaru dilakukan tanpa izin lengkap.

“Rata-rata tidak punya izin. Karena itu kita minta Pemko jangan diam. Segera ambil kebijakan untuk menghentikan pemasangan yang masif dan tidak terkendali ini,” tegas Roni. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)