Gedung Dekranasda Pekanbaru Jadi Trans Depo Sampah, Ini Tanggapan DPRD

datariau.com
1.291 view
Gedung Dekranasda Pekanbaru Jadi Trans Depo Sampah, Ini Tanggapan DPRD
Foto: Ist.
Seperti ini kondisi tumpukan sampah di halaman Gedung Dekranasda Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulkardi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi Gedung Dekranasda Pekanbaru atau Gedung Sentra UMKM yang sempat menjadi lokasi trans depo sampah. Trans depo yaitu tempat yang berfungsi sebagai titik penampungan sementara sebelum sampah dibawa ke TPA.

Meskipun hanya sementara, Zulkardi meminta agar gedung yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp4 miliar tersebut disterilkan kembali agar bisa dimanfaatkan sebagaimana awalnya dirancang untuk mendorong pertumbuhan pelaku usaha kecil dan menengah, bukan sebagai fasilitas penampungan sampah.

“Pemanfaatan gedung sentra UMKM sebagai tempat penampungan sampah sangat tidak sesuai dengan tujuan awal pembangunan," tegas Zulkardi, Jumat (13/6/2025).



Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa potensi dampak lingkungan atas tumpukan sampah di lokasi itu sangat besar jika sampah dibiarkan menumpuk berlama-lama. Maka ia meminta agar lokasi itu segera disterilkan kembali dari sampah dan dimanfaatkan dengan baik gedungnya.

Dilanjutkan Zulkardi, meski menyuarakan kritik, ia tetap menekankan bahwa ini bukan upaya menyalahkan, tetapi bagian dari fungsi pengawasan yang konstruktif.

“Kami di DPRD hadir bukan untuk mencari kesalahan, tapi memastikan bahwa kebijakan yang dijalankan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat dan lingkungan hidup. Kolaborasi dan transparansi adalah kunci. Jika ada yang tidak sesuai, mari kita benahi bersama,” pungkasnya.

Belakangan diketahui bahwa Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan bahwa Gedung Dekranasda Pekanbaru hanya menjadi transdepo sampah sementara dan akan segera diangkut ke lokasi baru yang telah ditemukan pemerintah.

"Kenapa sebelumnya Dekranasda jadi tempat trans depo sementara, karena sebelumnya pihak ketiga itu tidak membayarkan uang sewa trans depo. Sehingga kita tidak bisa masuk ke sana, karena bukan tempat yang kita sewa. Maka sementara, hanya satu hari di Dekranasda, itu pun hanya untuk Kecamatan Marpoyan Damai,” kata Walikota Pekanbaru seperti dikutip riauonline.co.id, Jumat siang.

Disebutkan juga dalam pemberitaan itu bahwa saat ini lokasi Dekranasda sudah tidak lagi digunakan sebagai trans depo dan telah dibersihkan sepenuhnya. “Kita sudah dapat tempat trans depo baru di daerah Labersa. Jadi, Dekranasda sekarang sudah clear and clean,” terangnya. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)