PEKANBARU, datariau.com - Forum RT/RW dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani, mendatangi Fraksi Golkar DPRD Kota Pekanbaru, Jum'at (20/9/2024).
Kedatangan mereka disambut hangat oleh 2 Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Golkar, Syafri Syarif dari Dapil 6 (Tuah Madani-Binawidya) dan Syamsul Bahri dari Dapil 2 (Rumbai Barat-Rumbai Timur).
Tujuan Forum RT/RW dan LPM Kelurahan Sialang Munggu ini untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini menjadi beban bagi masyarakat setempat.Mulai dari persoalan banjir hingga minimnya fasilitas pendidikan.
Pertemuan ini diharapkan bisa menjadi jembatan untuk menyelesaikan masalah yang telah lama menghantui wilayah tersebut.
Ketua Forum RT/RW Sialang Munggu, Marahalim Nasution menyampaikan bahwa wilayah mereka masih jauh dari kata layak dalam hal infrastruktur.
“Drainase disini sangat buruk, fasilitas pendidikan juga sangat minim. Semua ini sudah kami tampung di tingkat RT dan RW, dan hari ini kami serahkan kepada Fraksi Golkar. Kami berharap aspirasi ini bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Marahalim.
Warga sangat menginginkan adanya perubahan di wilayah Sialang Munggu. Salah satunya Waduk Cipta Karya.
Waduk Cipta Karya seharusnya menjadi tumpuan dan solusi saat banjir melanda, kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Ketua LPM Sialang Munggu, Agus Eko, mengungkapkan waduk tersebut mengalami pendangkalan hingga kerusakan turap.
“Turapnya roboh, waduk semakin dangkal, dan belum ada pintu air. Jika tak segera diperbaiki, kami khawatir banjir akan terus menghantui setiap musim hujan,” kata Agus.
Selain infrastruktur, perosalan pendidikan di Sialang Munggu juga berada diujung tanduk. Fasilitas pendidikan yang ada jauh dari memadai, padahal kelurahan Sialang Munggu yang memiliki luas wilayah hanya 3,5 km², dihuni oleh 49 ribu jiwa.
“Banyak anak-anak kami kesulitan masuk sekolah karena fasilitas yang terbatas dan aturan zonasi yang semakin ketat. Kami sangat membutuhkan pembangunan SMP dan SMA di wilayah ini,” tambah Marahalim.
Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru pun siap mengawal dan menindaklanjuti keluhan warga di Sialang Munggu.
Anggota DPRD Pekanbaru Syafri Syarif menjelaskan bahwa seluruh aspirasi akan dibahas di tingkat fraksi dan diupayakan solusinya. Namun, ia mengakui ada kendala teknis, di mana Alat Kelengkapan Dewan (AKD) belum terbentuk sehingga semua anggota dewan belum dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal.
“Begitu AKD terbentuk, kami akan segera menggesa pembahasan masalah ini dan memasukkannya sesuai dengan komisi masing-masing. Fraksi Golkar sudah menyiapkan anggota di setiap komisi, jadi aspirasi ini akan diperjuangkan secara maksimal,” jelas Syarif.
Ditegaskan Syarif, dua isu yang menjadi prioritas utama di Sialang Munggu adalah masalah pendidikan dan banjir.
“Pendidikan memang jadi sorotan utama karena minimnya fasilitas. Soal banjir, karena wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kampar, kami juga akan berkoordinasi dengan DPRD Provinsi dan Dinas PUPR Provinsi untuk mencari solusi terbaik,” terangnya.
Syarif menambahkan, Fraksi Golkar tak tinggal diam. Sesuai arahan dari DPD Golkar Pekanbaru, mereka siap menerima dan mengawal seluruh aspirasi warga.
Jadwal piket harian bagi anggota DPRD dari fraksi tersebut telah disiapkan, dan setiap harinya mereka akan didampingi oleh pengurus DPD Golkar.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Sialang Munggu. Bagi warga, terutama mereka yang terus bergulat dengan masalah infrastruktur dan pendidikan, harapan kini berada di pundak wakil mereka di DPRD.
"Perjuangan warga Sialang Munggu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik terus berjalan. Bagi mereka, dukungan dari Fraksi Golkar menjadi sinar harapan di tengah keterbatasan yang ada. Kini, masyarakat menanti aksi nyata yang bisa membawa perubahan untuk wilayah yang selama ini terpinggirkan dari perhatian pemerintah," tutup Syarif. (end)