DPRD Sambut Baik Pekanbaru Turun ke PPKM Level 1

Endi Dwi Setyo
649 view
DPRD Sambut Baik Pekanbaru Turun ke PPKM Level 1
Foto: Endi
Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi PKS, Muhammad Isa Lahamid

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi PKS, Muhammad Isa Lahamid menyambut baik penurunan level PPKM di Kota Pekanbaru dari level 2 ke level 1. Ia mengaku bersyukur, saat ini kasus Covid-19 semakin melandai sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat bisa berjalan normal kembali.

"Alhamdulillah, penurunan level PPKM ini tidak terlepas peran serta dari seluruh elemen masyarakat sehingga saat ini bisa kembali beraktivitas normal seperti biasa, kata Isa, Rabu (8/6/2022).

Isa menilai, penurunan PPKM level 1 di Kota Pekanbaru ini membawa angin segar bagi sektor pendidikan. Sekolah tatap muka di Kota Pekanbaru diharapkan bisa diterapkan secara full seiring persyaratan wajib vaksinasi Covid-19 dilonggarkan.

"Kita tentu menyambut baik Kota Pekanbaru ini mengalami penurunan PPKM ke level 1. Tidak ada lagi beban bagi anak-anak itu harus divaksin dulu baru boleh bisa belajar tatap muka disekolah," ujarnya.

Selain sektor pendidikan, Anggota Komisi I DPRD ini juga menyebut penurunan PPKM level 1 ini berdampak positif terhadap sarana pelayanan publik. Sebab, masyarakat sempat dibuat kesulitan dengan harus menunjukkan bukti vaksin Covid-19 dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan.

"Ya, otomatis ini berimbas pada pelayanan masyarakat di kantor pemerintahan ataupun lainnya. Misalnya mengurus KTP, KK, dan dokumen lainnya itu tidak lagi dipersulit dengan wajib vaksin," tutup Isa.

Sebagai informasi, status pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Pekanbaru turun dari level 2 ke level 1.

Penurunan level PPKM 1 ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri terkait penerapan PPKM. Penerapan PPKM level 1 di Kota Pekanbaru berlangsung selama satu bulan.

Penerapannya terhitung hari ini Selasa (7/6). Ada rencana PPKM level 1 berlangsung hingga 4 Juli 2022 mendatang. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)