DPRD Pekanbaru Sayangkan Aspirasi Masyarakat Belum Sepenuhnya Terealisasi

Endi Dwi Setyo
610 view
DPRD Pekanbaru Sayangkan Aspirasi Masyarakat Belum Sepenuhnya Terealisasi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM menyayangkan usulan-usulan yang disampaikan oleh masyarakat dalam kegiatan reses masih banyak yang belum terealisasi. Hal ini ia katakan setelah menghadiri musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sukajadi.

"Banyak usulan masyarakat yang sampai hari ini belum juga terealisasi. Bahkan, masyarakat itu merasa pemerintah tidak serius dalam hal menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat. Padahal ini tidak terlepas dari kondisi keuangan daerah akibat pandemi," kata Nofrizal saat dijumpai di DPRD Pekanbaru, Rabu (2/2/2022).

Nofrizal memaparkan, salah satu aspirasi yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat adalah persoalan buruknya saluran drainase.

"Banyaknya saluran yang rusak itu sebenarnya bukan karena saluran parit itu yang tidak berfungsi, tetapi dikarenakan fungsi drainase itu tidak berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.

Nofrizal menegaskan agar keluhan-keluhan yang disampaikan oleh masyarakat agar dapat diperhatikan dan diprioritaskan. Terutama keluhan masyarakat terkait proyek pengerjaan galian IPAL yang menyebabkan saluran drainase tersumbat hingga menyebabkan terjadinya banjir.

"Kalau saluran drainase itu tidak segera diperbaiki oleh kontraktor dan hanya nunggu pemerintah yang turun tangan, saya rasa tidak akan terealisasi," ujarnya.

Nofrizal menambahkan, DPRD Pekanbaru sendiri sebenarnya telah mewanti-wanti dan memberi peringatan kepada pihak kontraktor IPAL agar dapat segera menyelesaikan dan tidak menunda-nunda proses pekerjaan.

"Saluran drainase itu tersumbatnya karena buangan lumpur dari galian itu dibuang langsung ke parit. Jadi ini harus cepat diselesaikan oleh kontraktor, kalau tidak masyarakat nanti akan semakin marah," tegasnya.

Politisi PAN ini juga mendesak pihak kontraktor IPAL agar bertanggungjawab sepenuhnya membersihkan dan mengembalikan seperti semula kondisi saluran drainase hingga berfungsi sebagaimana mestinya.

"Masyarakat tidak minta paritnya diperbaiki, tapi masyarakat cuman minta paritnya itu dikeruk. Kalau sudah berbulan-bulan bahkan sudah bertahun-tahun tentu kotoran itu akan merambat kemana-mana sehingga saluran lainnya menjadi tersumbat juga," pungkasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)