DPRD Pekanbaru Ingin APBD-P 2023 dan APBD 2024 Harus Prioritaskan Penanganan Sampah, Jalan Rusak dan Banjir

datariau.com
973 view
DPRD Pekanbaru Ingin APBD-P 2023 dan APBD 2024 Harus Prioritaskan Penanganan Sampah, Jalan Rusak dan Banjir
Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois.

PEKANBARU, datariau.com - DPRD Pekanbaru berharap postur APBD Perubahan 2023 dan APBD Murni 2024 untuk tetap memprioritaskan dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Diantaranya seperti perbaikan jalan berlubang, penanganan sampah hingga penanggulangan banjir.

"Ya, kita ingin prioritas APBD itu masih yang dari awal karena masih banyak gerakannya yang belum kelihatan banget. Makanya tidak jauh-jauh dari masalah urgent seperti persoalan sampah, perbaikan jalan rusak yang sudah mulai berjalan, terus saluran-saluran drainase itu harus tetap diprioritaskan," kata Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru Rois, Senin (18/9/2023).

Rois yang juga sebagai Anggota Banggar DPRD Pekanbaru ini sangat mensupport Pemko Pekanbaru yang telah merealisasikan program-program unggulan yang bersentuhan dengan masyarakat. Salah satunya seperti program Universal Health Coverage (UHC).

Yang mana, program UHC bertujuan untuk memberikan jaminan pembiayaan kesehatan secara gratis bagi masyarakat di seluruh puskesmas dan rumah sakit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pekanbaru.

"Ya, kita setuju dan oke-oke saja dengan program-program yang prioritas itu seperti UHC. Karena saya melihat memang itu yang diperlukan oleh masyarakat. Pokoknya, program yang bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat itu pasti kita support," ujarnya.

Politisi PKS ini menyebut, DPRD Pekanbaru siap mengawal anggaran agar program-program prioritas kemasyarakatan tetap berjalan dalam APBD- P 2023 dan APBD Murni 2024.

"Mengenai detail anggarannya, nanti lebih lanjut dalam rapat banggar akan kita bahas lebih spesifik,"

Sebagai gambaran, DPRD bersama Pemko Pekanbaru telah menandatangani KUA-PPAS APBD Perubahan 2023 sebesar Rp 2,89 Triliun. Begitupun, dengan KUA-PPAS APBD Murni 2024 telah diteken senilai Rp 2,825 Triliun. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)