PEKANBARU, datariau.com - Sekretaris Komisi I DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, mengingatkan Pemerintah Kota Pekanbaru agar menempatkan pejabat sesuai dengan kemampuan. Diantaranya, menempatkan orang-orang yang tepat dan sesuai dengan keahliannya untuk menjabat di instansi tertentu.
"Ya, seharusnya antara kemampuan pendidikan dengan amanah yang mereka pegang. Kalau tidak sesuai dengan kemampuan pendidikan, tentu pejabat itu harus punya pengalaman yang cukup untuk memikul jabatannya," kata Isa, Sabtu (11/6/2022).
Baca juga: DPRD Pekanbaru Ingatkan Pj Walikota Tidak Buru-buru Rotasi Pejabat
Isa mewanti-wanti Pemko Pekanbaru agar melakukan rotasi pejabatnya tidak sembarangan dalam menempatkan pejabat tertentu.
"Jangan sampai jabatan itu hanya untuk masa uji coba saja, coba dulu-coba dulu, bukan begitu. Seharusnya, pejabat itu punya kelayakan, sudah teruji barulah diberikan tugas untuk bekerja. Jadi tugas ini bukan untuk belajar, tapi untuk bekerja melayani masyarakat," tegasnya.
Isa juga mengkritik Pemko Pekanbaru yang selalu merotasi pejabat pada masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota sebelumnya, Firdaus-Ayat. Ia mengaku heran dengan mutasi atau rotasi pejabat dilakukan dalam kurun waktu yang singkat, yakni hanya 3 bulan.
Hal ini dinilai tidak cukup bagi para pejabat untuk menampakkan kemampuannya karena harus terlebih dahulu berkenalan dengan lingkungannya yang baru.
"Bagaimana mungkin pejabat itu diberikan jabatan hanya 3 bulan, kemudian dipindahkan lagi. Jadi kenapa bisa terjadi seperti itu? Seakan-akan ini tidak ada perencanaan terhadap pegawai yang akan ditempatkan," ujarnya.
Baca juga: Pekanbaru Selalu Banjir, Pj Walikota Temukan Sampah Tutup Drainase dan Parit
"Baru 3 bulan menjadi pejabat tertentu, belum bisa berkoordinasi dengan bawahan sendiri, apalagi masyarakat, dia sudah bergeser. Hasilnya apa 3 bulan menjabat itu?," sambungnya.
Isa juga menanggapi terkait Pj Walikota Pekanbaru Muflihun bakal mengevaluasi Camat dan Lurah maupun pejabat lainnya yang tidak mampu mendukung mendukung program pembangunan kota. Menurutnya, evaluasi tersebut sah-sah saja dilakukan.
"Evaluasi itu memang seharusnya dilakukan secara rutin oleh seorang kepala daerah. kalau kinerjanya tidak kafabel atau tidak optimal, ya memang seharusnya dievaluasi dan diganti," ucapnya.
Baca juga: Pj Walikota Sambangi Kejari Pekanbaru, Bicarakan Masalah Kota dan Solusinya
Politisi PKS ini berharap Pemko Pekanbaru dapat lebih transparan dan tidak lagi mengulangi rotasi pejabat dengan kurun waktu yang singkat.
"Pejabat yang di dudukkan itu harus sesuai dengan kapasitas, kelayakan dan kemampuannya. Jadi bukan hanya untuk coba-coba, coba lalu gagal, terus pindah, tidak seperti itu. Kita harap, penyususan jabatan itu dilakukan lebih transparan dan lebih akurat," tutup Isa. (end)
Baca juga: 4 Hal yang Harus Segera Dikerjakan Pj Walikota Pekanbaru Muflihun