DPRD Ingatkan Pemko Pekanbaru, Penataan Pasar Malam Jalan Cut Nyak Dien Jangan Merugikan Pedagang

datariau.com
1.415 view
DPRD Ingatkan Pemko Pekanbaru, Penataan Pasar Malam Jalan Cut Nyak Dien Jangan Merugikan Pedagang
Foto: Endi Dwi Setyo
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Gerindra, Rizky Bagus Oka.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Gerindra, Rizky Bagus Oka mendorong Pemko Pekanbaru untuk turun tangan mengelola dan menata kawasan kuliner malam Jalan Cut Nyak Dien agar tidak menuai polemik bagi para pedagang yang berjualan.

"Kalau saya sih harapannya ketika ini menjadi polemik besar, pemerintah baru turun tangan. Harusnya dari awal ketika PKL dan pengusaha yang berjualan pada malam hari ini kan organik, ketika kita atur itu juga sebenarnya susah," kata Oka, Rabu (9/10/2024).

Pemko Pekanbaru saat ini mengambil alih pengelolaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Cut Nyak Dien. Bahkan mulai Selasa (8/10) malam, kawasan kuliner tersebut ditutup untuk sementara waktu.

Kawasan tersebut ditutup selama tiga hari kedepan untuk dilakukan penataan oleh Pemko Pekanbaru melalui OPD terkait. Dalam proses penutupan, dikawal oleh personel Disperindag, Satpol PP, Dishub, TNI, Polri.

Oka pun mengatakan, Pemko Pekanbaru harus memberikan kepastian dan kejelasan bagi para pedagang yang berjualan di kawasan belakang area Kantor Gubernur Riau.

"Ada beberapa kejadian, ketika diatur di sini tempat jualannya, ternyata kadang tempatnya kurang pas dan minat masyarakatnya juga masih kurang. Jadi pemerintah harus perhatikan ini," terangnya.

Oka yang juga sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Pekanbaru menyebut, keberadaan pedagang kuliner malam di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru dinilai meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Pekanbaru.

"Pengusaha-pengusaha PKL ini sebenarnya bagus buat kita dan untuk PAD. Tapi yang harus pemerintah dan teman-teman PKL maupun pengusaha tahu, kita memang harus ada penertiban untuk tata kota lebih sehingga pendapatan kita lebih terstruktur," ujarnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)