Dinsos Pekanbaru Diingatkan Jangan Hanya Tangkap Pengemis Lemah, Tapi Juga Gepeng yang Kuat Berlari

datariau.com
1.398 view
Dinsos Pekanbaru Diingatkan Jangan Hanya Tangkap Pengemis Lemah, Tapi Juga Gepeng yang Kuat Berlari
Foto: Endi
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Doni Saputra SH MH.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Doni Saputra SH MH mengapresiasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru beserta tim personel gabungan dalam penertiban gelandangan dan pengemis (gepeng). Salah satunya di sekitar Flyover Simpang SKA.

Ia menegaskan, penertiban gepeng jangan hanya difokuskan di pusat kota seperti Jalan Sudirman, Jalan Tuanku Tambusai maupun Simpang SKA, melainkan personel gabungan juga harus menyisir dan melakukan penertiban gepeng ke Simpang Garuda Sakti Panam dan lokasi lainnya yang selama ini tidak tersentuh penertiban.

"Kita beri apresiasi Dinsos dan tim gabungan, selama ini kita gaungkan dan baru terlaksana. Dari hasilnya, saya lihat belum memuaskan, mereka belum ekstra dalam bekerja karena yang baru ditertibkan hanya baru satu titik. Banyak lagi di titik-titik lain seperti di daerah Panam dan Simpang Garuda Sakti," kata Doni, Jum'at (1/8/2025).

Doni menyebut, keberadaan gepeng selama ini banyak mengganggu lalu lintas dan menjadi keresahan bagi pengendara. Selain meminta-minta, sejumlah gepeng di simpang lampu merah juga banyak memiliki modus mengelap kaca mobil demi mendapatkan duit dari pengendara.

"Jadi jangan gepeng yang tak berdaya saja yang ditangkap, tapi di sejumlah titik itu banyak gepeng yang masih muda dan energik badannya, dan bisa lari kalau dikejar," ujarnya.

Politisi PAN ini juga mendorong Dinsos dan Satpol PP serta OPD terkait lainnya bisa bekerja ekstra untuk menertibkan gepeng di semua titik yang ada. Hal tersebut demi Pekanbaru yang aman, nyaman dan tertib.

“Semua titik itu saya lihat banyak gepeng, badut-badut jalanan, anak punk, hingga manusia silver sehingga ini rawan dan menggangu lalu lintas. Kita minta penertiban ini continue, umpama hari ini titik satu dan besok titik kedua dan terus selanjutnya," tutup Doni. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)