BPOM Pekanbaru Temukan Bahan Berbahaya Boraks dalam Makanan Takjil, DPRD: Pidanakan Pedagangnya!

datariau.com
1.402 view
BPOM Pekanbaru Temukan Bahan Berbahaya Boraks dalam Makanan Takjil, DPRD: Pidanakan Pedagangnya!
Sumber gambar: tirto
ILUSTRASI: BPOM melakukan pengecekan makanan takjil di bazar Ramadhan. 

PEKANBARU, datariau.com - Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Dapot Sinaga meminta agar Pemko Pekanbaru bertindak tegas terhadap temuan pedagang nakal yang menjual makanan takjil mengandung bahan berbahaya boraks.

"Kalau memang terbukti ada temuan, dipidanakan saja, biar ada efek jera. Sampai sekarang belum ada yang jual (pedagang) yang dipidanakan," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Dapot Sinaga, kemarin.

Dapot berharap adanya penindakan tegas terhadap pedagang nakal yang masih menggunakan bahan bukan pangan dalam memproduksi barang dagangannya, penindakan secara langsung akan memberikan efek jera agar tidak ada lagi pedagang yang dapat membahayakan konsumen.

"Kenapa begitu? (pidanakan), karena ini termasuk pembunuhan kepada manusia, yang bukan bahan makanan manusia dicampur ke makanan. Ini harus ada penindakan tegas, berbahaya kalau begini terus," tegas Dapot.

Ditegaskan Politisi PDIP ini, Pemko Pekanbaru harus terus mengawasi jajanan takjil yang beredar di setiap Pasar Ramadhan yang ada di Kota Pekanbaru, dibarengi dengan penindakan tegas terhadap temuan bahan berbahaya tersebut.

"Disperindag Kota Pekanbaru bersama BPOM di Pekanbaru harus intens mengawasi semua pergerakan terhadap pedagang yang nakal yang masih menggunakan boraks dalam jajanannya. Kalau terbukti, pelaku (pedagang) serahkan langsung ke polisi," pintanya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Pekanbaru bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru menemukan adanya jajanan takjil yang mengandung boraks dan rhodamin B pada saat melakukan uji sampling secara acak di beberapa Pasar Ramadhan di Kota Pekanbaru.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)