Anggota DPRD Pekanbaru Temukan Kabel Menjuntai ke Jalan, Petugas Damkar Nyaris Menjadi Korban

datariau.com
186 view
Anggota DPRD Pekanbaru Temukan Kabel Menjuntai ke Jalan, Petugas Damkar Nyaris Menjadi Korban
Foto: Endi
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Aidhil Nur Putra saat menemukan kabel fiber optik menjuntai di Jalan Cempaka, membahayakan pengguna jalan.

PEKANBARU, datariau.com - Insiden kepala petugas pemadam kebakaran Kota Pekanbaru yang tersangkut kabel fiber optik saat bertugas menjadi alarm serius bagi keselamatan publik. Peristiwa yang nyaris merenggut nyawa tersebut kini memantik kritik keras terhadap lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan maraknya pemasangan kabel telekomunikasi yang diduga tidak memenuhi standar keselamatan.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi NasDem, Aidhil Nur Putra, turun langsung meninjau lokasi kabel fiber optik yang menjuntai di Jalan Cempaka, Selasa (30/6/2026). Dari hasil peninjauan, kondisi kabel dinilai sangat membahayakan karena berada pada ketinggian yang rendah dan berpotensi mencelakai pengguna jalan.

"Beberapa hari yang lalu petugas kebakaran pulang dari memadamkan api di Jalan Nenas, kepala petugas kena kabel. Untung saja petugas memakai helm," kata Aidhil saat meninjau lokasi.

Baca juga:Kabel Fiber Optik Kian Semrawut, DPRD Pekanbaru Desak Satgas Pemko Berani Bertindak


Insiden tersebut dinilai bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan cerminan buruknya tata kelola infrastruktur utilitas di Kota Pekanbaru. Jika seorang petugas pemadam kebakaran yang dilengkapi alat pelindung saja hampir menjadi korban, maka risiko yang dihadapi masyarakat umum, khususnya pengendara sepeda motor, jauh lebih besar.

Aidhil menyayangkan masih banyaknya perusahaan penyedia layanan telekomunikasi yang memasang jaringan fiber optik tanpa memperhatikan aspek keselamatan masyarakat. Bahkan, berdasarkan pendataan Pemerintah Kota Pekanbaru, ditemukan banyak provider yang diduga melakukan pemasangan kabel secara ilegal.

"Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai korban jiwa terus bertambah baru kemudian pemerintah sibuk melakukan penertiban besar-besaran," tegasnya.

Temuan kabel menjuntai di Jalan Cempaka sekaligus mempertanyakan efektivitas pengawasan pemerintah terhadap pembangunan jaringan utilitas di ruang publik. Pasalnya, meskipun Pemerintah Kota Pekanbaru sebelumnya telah melakukan penertiban kabel semrawut, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak kabel yang dipasang tanpa standar keamanan yang memadai.

Baca juga:Pemko Pekanbaru Mulai Tertibkan Kabel Fiber Optik Semrawut, DPRD Dukung Penuh Penataan Berkelanjutan


Menurut Aidhil, penertiban yang dilakukan selama ini belum berjalan optimal dan terkesan belum berkelanjutan. Ia mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh jaringan kabel fiber optik yang terpasang, sekaligus menindak tegas provider yang melanggar aturan.

"Jangan sampai ruang publik dibiarkan menjadi arena pemasangan kabel tanpa pengawasan. Pemerintah harus hadir dan memastikan setiap infrastruktur yang dipasang tidak membahayakan masyarakat," ujarnya.

Persoalan kabel menjuntai di Pekanbaru sejatinya bukan masalah baru. Insiden telah menimpa banyak pengendara yang leher kena jerat kabel, terakhir petugas damkar yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan, persoalan ini tidak lagi bisa dipandang sebagai sekadar gangguan estetika kota. Ini adalah persoalan keselamatan publik yang menuntut tindakan nyata, pengawasan ketat, serta keberanian pemerintah untuk menindak seluruh pelanggaran tanpa pandang bulu. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)