Tiba-tiba Miliki Senpi, Tahanan Kasus Pembunuhan Ini Kabur Dari Lapas Pekanbaru

datariau.com
2.323 view
Tiba-tiba Miliki Senpi, Tahanan Kasus Pembunuhan Ini Kabur Dari Lapas Pekanbaru

PEKANBARU, datariau.com - Aneh bin ajaib, seorang tahanan yang selama ini dikenal bandit kelas kakap bisa memiliki senjata api meskipun dia tengah menjalani hukuman di dalam Lapas Klas IIA Pekanbaru, atas kasus pembunuhan.

Dia adalah Satriadi, belum lagi selesai menjalani masa hukuman menjelang vonis terdakwa yang dititipkan di lapas karena terjerat kasus pembunuhan di Kota Pekanbaru berhasil kabur dengan caramenodongkan senpi kepada sipir penjaga Lapas Kelas IIA Pekanbaru di Jalan Kapling, Rabu (22/11/2017) pukul 17.00 WIB sore tadi.

Menurut Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yulius Syahruza, yang dikutip datariau.com dari riauterkini.com, bahwa selain Satriandi, ada juga satu narapidana kasus pencurian dengan pemberatan (curat) bernama Nugroho yang ikut kabur.

"Ada dua (warga binaan) yang kabur, Nugroho dan Satriandi. Awalnya (Satriandi) minta izin mau jemput kiriman. Tapi ketika lagi dikawal sama sipir, yang bersangkutan tiba-tiba memberontak dan menodongkan senjata api. Kita juga tidak tahu senpi itu dapat darimana," ujar Yulius.

Mengenai kaburnya si penjahat yang juga pernah menjadi bandar besar sabu-sabu dan ekstasi tersebut, Yulius menuturkan peristiwa itu diduga kuat sudah direncanakan oleh Satriandi bersama Nugroho.

Terpisah, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, bahwa pihaknya sudah membentuk tim dan langsung melakukan perburuan terhadap kedua warga binaan yang kabur tersebut.

Pamen berkepala pelontos ini juga membenarkan bahwa Satriandi memang sempat menodongkan senpi kepada sipir lapas saat melarikan diri.

"Ya. Ada dua orang yang kabur. Satriandi dan Nugroho. Mereka berdua melawan sipir dan salah satunya sempat menodongkan senpi. CCTV di TKP sudah kita cek dan ternyata tidak berfungsi. Kita masih lakukan pengejaran, tim sudah kita bentuk," ungkapnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)