Seorang Ibu Hamil Muda Diperkosa OTK Hingga Pendarahan

datariau.com
6.855 view
Seorang Ibu Hamil Muda Diperkosa OTK Hingga Pendarahan
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Sungguh kasihan nasib ibu muda sebut saja B (20) warga Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dia mengalami pendarahan dan terpaksa dirawat secara intesif di Puskesmas Pangakalan Kasai akibat diperkosa Orang yang tidak dikenal (OTK).

Kejadian pemerkosaan tersebut pada hari Sabtu (20/5/2017) sekitar pukul 08.00 wib pagi di rumah korban, saat itu korban sedang sendirian di rumahnya yang sedikit terpencil dari rumah warga lainnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum datariau.com, Ahad (21/5/2017), korban tinggal di sebuah rumah kontrakan bersama suaminya, korban diketahui sedang hamil 3 bulan.

"Saat korban berada sendirian di rumahnya, tiba-tiba saja masuk seseorang yang menggunakan helm melalui pintu jendela dan langsung memperkosa korban," kata sumber yang tidak mau namanya disebutkan.

Sambung sumber tersebut, korban yang tengah hamil muda tersebut tidak berdaya menghadapi laki-laki tersebut, selain diperkosa hingga mengalami pendarahan, korban juga dicekik.

"Saat melakukan pemerkosaan pelaku tetap memakai helm sehingga wajahnya sulit dikenali oleh korban, pelaku juga mencekik korban, sehingga korban memang benar-benar tidak berdaya, korban baru bisa menjerit setelah pelaku kabur lewat jendela yang sama," paparnya.

Korban hanya ingat kalau pelaku mempunyai perawakan yang tinggi kurus dan menggunakan sepeda motor, oleh warga sekitar korban dibawa ke Puskesmas Pangkalan Kasai untuk mendapat perawatan.

Sementara itu Kapolsek Siberida Kompol SBS Tambunan ketika dikonfirmasi melalui selulernya Ahad (21/5/2017) mengaku belum ada laporan terkait pemerkosaan yang terjadi tersebut.

"Kita tunggu saja, sejauh ini belum ada laporan terkait hal tersebut," singkatnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Seberida Iptu Aman Roni saat dikonfirmasi membenarkan kejadi tersebut. "Benar, ada kejadi pemerkosaan terhadap ibu-ibu yang sedang hamil, namun korban sampai saat ini belum ada melapor ke polsek karena korban masih trauma, mungkin besok korban didampingi suaminya melapor ke polsek," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)