RENGAT, datariau.com - Seorang istri bernama inisial Pu, warga Dusun Empat, Desa Talang Mulya, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu tewas bersimbah darah di tangan suaminya sendiri inisial Ju (33).
Menurut informasi yang diperoleh datariau.com dari beberapa sumber, korban tewas akibat dibacok oleh suaminya sendiri.
Belum diketahui pasti motif pelaku melakukan pembacokan terhadap istrinya. Sementara keluarga korban mengaku tidak mengetahui masalah diantara pasangan suami istri itu.
Pembacokan tersebut terjadi pada hari ini Ahad (25/2/2018) sekira pukul 10.00 Wib.
Informasi ini diperoleh dari Kepala Desa Talang Mulya Sholehan yang ikut mengamankan tersangka saat akan dibawa ke Mapolsek Batang Cenaku.
Menurut Sholehan, kejadian pembacokan terjadi di rumah tersangka. Saat kejadian, di rumah itu terdapat dua orangtua pelaku.
"Saat itu mereka sekeluarga baru selesai sarapan, si pelaku juga sempat meminta kepada korban agar mengajari mengaji," kata Sholehan.
Namun tiba-tiba, pelaku keluar ke arah dapur dan mengambil parang. Selanjutnya, pelaku kembali ke ruang tengah, dan kemudian membacok istrinya di bagian tengkuk.
"Korban sempat berteriak dan kemudian didengar oleh anggota keluarganya yang lain yang berada di dalam rumah," kata Sholehan.
Melihat kondisi Pu yang bersimbah darah, keluarga korban langsung membawa korban ke klinik. Namun sayang, sesampainya di klinik korban sudah tidak bernyawa lagi.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Kepolisian Batang Cenaku. Sholehan sendiri mengaku ikut membantu mengamankan pelaku.
"Saya mendampingi pelaku sampai diserahkan ke Polsek Batang Cenaku untuk mencegah terjadinya tindakan anarkis dari massa," katanya.
Sementara itu, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat di Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Rengat Barat Inhu untuk diotopsi.
Lebih lanjut, Sholehan mengaku mengenal betul siapa Ju. Menurutnya Ju tinggal di Desa Talang Mulya mulai dari lajang hingga akhirnya menikah dengan Pu.
"Selama saya kenal Ju, orangnya pendiam dan juga giat bekerja. Kita tidak pernah dengar dia buat keributan atau mengalami gangguan jiwa," katanya.
Selain itu, warga juga tidak pernah mendengar adanya permasalahan antara Ju dan istrinya. "Saya tadi sempat tanya, apakah karena perselingkuhan. Namun tersangka mengatakan tidak ada," katanya.
Namun menurut Sholehan, pelaku seperti sedang menuntut ilmu. Hal ini terlihat dari sejumlah barang-barang yang diamankan oleh pihak Kepolisian Polsek Batang Cenaku dari rumah korban.
Kata Sholehan, sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain buku, ada minyak wangi-wangian. Namun dirinya belum bisa memastikan apakah pelaku terlibat ilmu hitam atau tidak.
Adik ipar pelaku, Ari juga mengaku tidak tahu penyebab dan alasan pelaku hingga berbuat nekat membacok istrinyasampai tewas.

Kondisi korban yang tewas dibacok suaminya. (foto: heri/datariau.com)
"Waktu kejadian saya tidak berada di rumah, yang ada cuma mertua saya tapi mereka berada di berbeda ruangan," kata Ari.
Saat ditanya permasalahan rumah tangga keduanya, Ari mengaku tidak tahu karena selama ini pelaku diketahui selalu bekerja di ladang.
Terpisah, Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Cecep yang dikonfirmasi melalui selular membenarkan soal kejadian tersebut. Menurutnya pihaknya juga sudah mengamankan pelaku berikut sejumlah barang bukti.
"Kita masih memeriksa keterangan pelaku, sehingga belum bisa dipastikan motif pelaku membunuh istrinya," singkatnya.