Polres Inhu Bentuk Tim Memburu Pelaku Penimbunan Minyak Tanah di Desa Kelawat yang Kabur

datariau.com
1.699 view
Polres Inhu Bentuk Tim Memburu Pelaku Penimbunan Minyak Tanah di Desa Kelawat yang Kabur
Heri
Penampakan gudang penimbunan minyak tanah sebelum pindah.

RENGAT, datariau.com - Meskipun tidak berhasil menemukan pelaku dan barang bukti karena sudah terlebih dahulu kabur, namun Polres Inhu tidak kehabisan akal, mereka bentuk tim untuk memburu pelaku.

Jajaran Polres Inhu pada hari Rabu (31/8) sudah melakukan penggeledaan penimbunan minyak tanah (Mitan) di Desa Kelawat Kecamatan Sei Lala Kabupaten Inhu. Namun sayang tim Polres Inhu tidak dapat menangkap pemilik maupun temukan barang bukti alias sudah kabur duluan.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk saat dikonfirmasi datariau.com membenarkan bahwa anggotanya sudah menggeleda tempat penimbunan mitan di desa Kelawat tersebut.

"Benar, hari Rabu kemarin anggota dari Polres Inhu langsung datang ke lokasi penimbunan mitan di kecamatan Sei Lala. Namun anggota tidak ada lagi temukan aktivitas penimbunan mitan tersebut, di lokasi anggota tidak temukan barang bukti dan juga pemiliknya," sebut Kapolres.

Disaat anggota sampai ke lokasi penimbunan mitan, terang Kapolres lagi, di lokasi tersebut sudah bersih tidak ada lagi minyak maupun peralatan. "Kuat dugaan sebelum anggota sampai pemiliknya yang disebut-sebut bernama inisial AR sudah terlebih dahulu hilangkan barang bukti," kata Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk.

Masih kata Kapolres Inhu, untuk kedepannya bila ada temukan tempat penimbunan BBM, diminta masyarakat dapat langsung telepon atau SMS ke Polres Inhu. "Kalau bisa jangan dulu diributkan, agar kita dapat menangkap pelaku penimbunan BBM," ujarnya.

Untuk memburu pelaku yang telah kabur membawa barang bukti minyak tanah, Kapolres sudah perintahkan anggota untuk terus menyelidiki dimana pindahnya penimbunan mitan tersebut.

"Selain mencari dimana pindahnya penimbunan mitan, saya juga perintahkan anggota cari tahu siapa sebenarnya pemilik penimbunan mitan tersebut dan apa benar penimbunan itu di-beking oknum aparat polisi," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)