Pencuri Sapi di Kampar Tewas Diamuk Warga

datariau.com
5.071 view
Pencuri Sapi di Kampar Tewas Diamuk Warga
Mirdas Aditya
Pelaku saat mendapat perawatan.

KAMPARKIRIHILIR, datariau.com - Warga Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri menjadi bringas. Pasalnya, dua pelaku yang diduga Pencuri Ternak (curnak) tertangkap tangan membawa sapi milik warga, Jumat (21/10/2016) sekira pukul 05.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi di areal Akasia PT RAPP, naasnya dari amukan massa ini satu orang tewas dan satu lagi kritis.

Kedua pelaku adalah Buyung Nursan (32) warga Darussalam Kecamatan Gunung Sahilan yang tewas usai diamuk massa dan Sahrial (39) warga Desa Subarak Kecamatan Gunung Sahilan, mengalami luka pada wajah akibat amukan massa.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata Sik melalui Paur Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra.

"Pencurian sapi memang sudah sering terjadi di desa tersebut, karena itu amukan massa ini sangat bringas," jelasnya, Sabtu (22/10/2016).

Korban atau pemilik sapi ini adalah Sunaryo (51) warga Dusun I, RT 1, RW 1 Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir.

"Korban bersama masyarakat sengaja mengintai pelaku yang mecuri sapinya dan akhirnya pelaku ditangkap oleh mereka," ungkapnya.

Ditambah Deni, kejadian ini bermula Kamis (20/10) 6.30 WIB korban Sunaryo pergi ke kandang sapi yang berada di belakang pemukiman masyarakat Desa Rantau Kasih untuk melihat sapi miliknya yang berjumlah 2 ekor.

Sesampainya di kandang, Sunaryo melihat pintu kandang dalam keadaan terbuka dan berserakan di dalam kandang sapi. Kemudian Sunaryo bersama istrinya menelusuri jejak sapi tersebut sampai ke dalam hutan akasia namun jejak sapi terhenti di tengah hutan Akasia.

"Merasa curiga korban melapor kepadaa ketua kelompok peternak dan Kades Rantau Kasih bahwa sapi miliknya telah hilang," terang Deni.

Lalu Kades Rantau Kasih Radison memberitahukan kepada masyarakat bahwa sapi milik Sunaryo telah hilang sehingga Kades bersama masyarakat ikut mencari sapi milik Sunaryo ke dalam hutan Akasia.

Setelah itu, dilakukan pencarian pada sekira pukul 15.00 WIB kedua ekor sapi milik Sunaryo ditemukan di hutan akasia. Namun pelaku pencurian tidak ditemukan sehingga Kades dan masyarakat memutuskan untuk mencari pelaku besok hari," uangkap Deni.

Kemudian pada Jumat (21/10) sekira pukul 5.00 WIB masyarakat desa Rantau Kasih berusaha mengintai siapa pelaku yang mencuri sapi tersebut. Dan akhirnya berhasil melihat dua pelaku menggunakan mobil masuk dalam hutan tersebut dan akhirnya berhasil menangkap pelaku pencurian sapi bernama Buyung Nursan dan masyarakat menghakimi pelaku hingga meninggal dunia di TKP.

"Pelaku diperkirakan meninggal pada pukul 06.30 WIB," ujar Paur.

Masyarakat yang mengetahui kejadian ini berasal dari Kelurahan Sungai Pagar, Desa Mentulik, Desa Sungai Petai Kecamatan Kampar Kiri Hilir yang berjumlah lebih 200 orang.

"Yang datang saat itu khusus masyarakat yang memiliki hewan ternak. Dan langsung membantu masyarakat Desa Rantau Kasih untuk mencari pelaku lain yang berhasil melarikan diri," tambah Deni.

Akhirnya sekira pukul 11.00 Wib masyarakat berhasil menangkap pelaku Sahrial dan langsung menghakimi pelaku. "Kemudian pihak Polsek Kampar Kiri Hilir langsung melakukan negoisasi dengan masyarakat," jelas Deni.

Dan hasil negosiasi itu, pelaku boleh dibawa oleh Polsek Kampar Kiri Hilir, sementara mobil pelaku atau barang bukti diamankan masyarakat di Desa mereka.

"Kita langsung mengambil keputusan melihat situasi yang tidak kondusif dan kondisi pelaku yang berlumuran darah, akhirnya diputuskan untuk mengamankan jiwa pelaku lebih duhulu," ujar Paur Humas.

Selanjutnya Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Zulkarnain bersama anggota Polsek dan security PT NWR membawa pelaku Sahrial ke Klinik Buk Mawar yang berada di KM 60 Dusun Tasik Indah untuk dilakukan pertolongan pertama.

"Selesai dilakukan perawatan pelaku Sahrial dibawa ke Mapolres Kampar untuk diamankan, sedangkan jenazah pelaku Buyung Nursan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau, dan saat itu situasi aman dan kondusif," terang Deni.

Kemudian pihak Polsek Kampar Kiri Hilir langsung mengambil langkah-langkah dengan cara merangkul kepala desa dan tokoh masyarakat dan meberikan arahan tentang pentingnya semua pihak menahan diri serta menjaga Kamtibmas.

"Kita mengamankan 2 ekor sapi hasil pencurian yang saat ini dititipkan sementara kepada kepala desa karena medan yang berat dan perbukitan yang tidak bisa dijangkau kenderaan," tambah Deni.

Kemudian anggota Babinkamtibmas akan terus tinggal di desa guna merangkul para tokoh. "Terakhir mengarahkan dan mengajak korban agar segera membuat laporan di kantor untuk bisa ditindaklanjuti," tandas Deni.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)