Oknum Lurah REM Ternyata Juga Pernah Tertangkap Kasus Narkoba Sebelumnya di Inhu

datariau.com
2.953 view
Oknum Lurah REM Ternyata Juga Pernah Tertangkap Kasus Narkoba Sebelumnya di Inhu
Heri

RENGAT, datariau.com - Oknum PNS Pemkab Inhu yang menjabat sebagai lurah di Kelurahan Batu Rijal Hilir inisial REM alias Bujang Badul katanya juga sudah pernah ketangkap beberapa tahun silam.

Sebelum ketangkap oleh jajaran Polsek Peranap, Sabtu (28/10/2017) sekitar pukul 20.30 wib sedang pesta shabu di kediamannya di jalan Sultan Mudo (Barter) Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu, menurut informasi dari warga setempat bahwa oknum lurah tersebut sebelumnya juga pernah ketangkap dengan kasus yang sama.

"Sekitar 4 tahun yang lalu jajaran Polsek Peranap juga pernah menggerebek rumah oknum Lurah Batu Rijal Hilir, waktu itu kalau gak salah ingat ada sekitar 4 orang yang ketangkap di rumahnya yang sedang nyabu," kata warga sumber terpercaya datariau.com, Ahad (29/10/2017).

"Mungkin tidak cukup bukti oknum lurah Batu Rijal Hilir bersama 3 rekannya dilepaskan kembali oleh pihak kepolisian," terang warga.

Setelah oknum Lurah Batu Rizal dan 3 rekannya dilepas, tersebar isu bahwa lepasnya mereka dari pihak kepolisian karena ada bantuan dan menjaminnya. "Isu-isu yang membantu dan menjamin okum lurah Batu Rijal Hilir adalah oknum pejabat Pemkab Inhu yang kini sudah tidak lagi menjabat," terangnya lagi.

Dijelaskan lagi oleh warga, oknum lurah ini pun sempat melontarkan kata-kata bahwa tidak akan bisa menangkapnya karena orang kuat ada di belakangnya. Buktinya, sudah ditangkap dirinya bisa dilepas lagi, namun pernyataan ini tidak bisa dipastikan kevalidannya.

Sementara itu, Kapolsek Peranap AKP H Anisman saat konfirmasi datariau.com mengatakan, menurut informasi anggota Polsek Peranap yang lama, benar bahwa oknum lurah Batu Rijal Hilir Kecamatan Peranap ini dulu pernah ketangkap.

"Tapi kala itu bukan kita kapolseknya, jadi tidak tahu persis gimana kasusnya," singkat AKP H Anisman.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)