Maling Tewas Mengenaskan Dihakimi Warga di Rohil

datariau.com
2.159 view
Maling Tewas Mengenaskan Dihakimi Warga di Rohil
Windy
Pelaku pencurian yang tewas dihakimi warga.

ROHIL, datariau.com - Nekat mencuri di dalam rumah, seorang maling menghembuskan nafas terakhirnya usai dihajar massa.

Peristiwa ini berawal saat rumah Sumantri (47) di Kepenghuluan Tanjung Medan Barat Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rohil terjadi pencurian pada Ahad (7/5/2017) sekira pukul 01:00 WIB tengah malam yang dilakukan oleh tersangka JI.

Kapolres Rohil AKBP Henry Posma Lubis Sik MH dikonfirmasi datariau.com melalui Kasubag Humas Polres Rohil, Aiptu Yusran Pangeran Chery mengatakan, pada Ahad dini hari itu anak korban bernama Wahyu Cahyono sedang nonton TV sambil berbaring (tiduran), tiba-tiba datang JI yang masuk ke dalam rumah dan menyiramkan saos cabe ke muka Wahyu, atas kejadian tersebut spontan Wahyu berdiri dan melihat bahwa JI berlari ke dapur, kemudian Wahyu mengejar sambil berteriak meminta tolong dan mencoba menangkap pelaku, namun pelaku melakukan perlawanan.

Mendengar teriakan tersebut, Sumantri orangtua Wahyu datang membantu anaknya ini menangkap maling tersebut, karena kalah, maling ini berhasil ditangkap dan diikat kedua tangannya untuk diamankan.

Sekira 01.30 wib masyarakat setempat yang ramai berdatangan ke dalam rumah korban menanyakan apa yang terjadi, korban menceritakan kejadian tersebut kepada tetangga korban dan tanpa diketahui korban, masyarakat membawa JI keluar dari rumah menuju belakang rumah yang tidak ada penerangan dan melakukan pengeroyokan terhadap JI sehingga meninggal dunia.

Sekira pukul 01.30 WIB Personil Polsek Pujud mendapat informasi kejadian tersebut, sekira pukul 02.30 WIB personil Polsek sampai ke TKP (jarak dari Polsek ke TKP lebih kurang 1 jam perjalan) dan menemukan JI telah meninggal dunia.

Kemudian dilakukan cek TKP, di dalam rumah ditemukan barang bukti saos cabe yang disiramkan ke muka Wahyu dan uang yang berserakan di lantai dapur yang diambil JI di dalam warung korban Sumantri sebanyak Rp1.739.000.

"Saat ini JI berada di Puskesmas Kecamatan Pujud dan mengalami luka robek di bagian kepala depan sebelah kiri, luka di bagian bola mata sebelah kiri dan luka pukulan di bagian kedua kaki. Kini menunggu pihak keluarganya untuk penyerahan jenazah," tuturnya.

Menurut informasi masyarakat bahwa korban telah sering melakukan tindakan kejahatan pencurian di darah Kecamatan Tanjung Medan. "Barang bukti yang telah kita amankan berupa saos botol dan uang Rp1.739.000," pungkas Aiptu Yusran Pangeran Chery.

Penulis
: Windy
Editor
: Windy
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)