Gawat, 60 Persen Peredaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas

datariau.com
1.226 view
Gawat, 60 Persen Peredaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas
Ilustrasi

JAKARTA, datariau.com - Terpidana 15 tahun penjara, Aseng, kedapatan mengendalikan peredaran narkoba dari balik Lapas Nusakambangan. Terakhir dia memesan 1,2 juta butir ekstasi dari Belanda yang diselundupkan lewat jalur laut.

Temuan ini membuat marah para penegak hukum, salah satunya Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Tito meminta anak buahnya untuk meningkatkan ancaman hukuman terhadap Aseng menjadi hukuman mati.

Pengendalian peredaran narkoba dari dalam lapas, bukan baru kali ini terjadi. Bahkan, Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul menyebut mayoritas peredaran narkoba di Indonesia dikendalikan dari dalam lapas.

"Bareskrim pemetaannya salah satu daerah rawan (peredaran narkoba) ya di lapas. Dan 60 persen pelaku sekarang di lapas," ujar Martinus saat berbincang dengan wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/8).

Martinus menduga, saat ini peredaran narkoba dari dalam lapas masih marak, meskipun Kemenkum HAM sudah mulai 'bersih-bersih' lapas. Dia juga menyebut Indonesia masih menjadi incaran dunia dalam hal peredaran narkoba. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen kuat dari semua pihak, tak hanya para penegak hukum, untuk memberantas peredaran narkoba.

"Pangsa pasarnya cukup banyak di Indonesia sehingga mereka pada datang semua ke sini barang-barangnya. Seperti sabu, di China kan bukan larangan untuk produksi. Sehingga kalau masuk ke sini, bukan salah China," tuturnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)