Bentrok di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Kapasitas 387 Dipaksa Menampung 1879 Tahanan

datariau.com
1.806 view
Bentrok di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Kapasitas 387 Dipaksa Menampung 1879 Tahanan
Riauterkini.com
Situasi di rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru yang mulai kondusif malam tadi pasca bentrok dan kaburnya ratusan tahanan.

PEKANBARU, datariau.com - Tingginya tingkat kejahatan di Kota Pekanbaru mengakibatkan rumah tahanan over kapasitas. Rutan Sialang Bungkuk misalnya, kapasitas 387 dipaksa menampung 1879 tahanan, hasilnya penghuni rutan itu bentrok.

Hingga malam tadi, Jumat (5/5/2017) sudah 140 lebih tahanan yang kembali ditangkap polisi dan ada juga yang menyerahkan diri serta diserahkan keluarga. Jumlah yang kabur diperkirakan sekitar 250 orang.

Mereka yang ditangkap lagi dikembalikan ke ruang tahanan. Rutan itu pun malam tadi sudah sempat kondusif. Namun para tahanan masih belum memperbolehkan pihak kepolisian maupun sipir masuk ke lapas, hanya TNI yang mereka terima.

Saat pihak kepolisian yang mencoba masuk, terjadi perselisihan bahkan saling baku hantam satu sama lain.

Dikutip riauterkini.com, Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain Adinegara melakukan pengecekan dari jarak jauh di dalam Lapas tersebut.

"Itu wajar, karena yang memasukkan mereka itu ke sini adalah pihak kepolisian. Wajar saja mereka tidak menerima kami. Bukan hanya kami yang tidak diterima tapi pihak rutan sendiri juga tidak diterima mereka, tapi pihak Korem dan Kodim bisa menenangkan mereka semua dan membuat suasana lebih kondusif," jelas Kapolda Riau.

Kapolda juga mengucapkan terima kasih terhadap pihak Korem dan Kodim yang telah menenangkan seluruh napi yang nyaris bertindak anarkis.

Tindakan anarkis para napi tersebut dipicu oleh ketidaknyamanan di lapas itu sendiri. Seperti makanan yang tidak layak, air bersih minim, pungli dan banyak lagi.

"Saya berharap ini segera diselesaikan, karena jika terus berlarut-larut makan tindakan potensi ricuh akan muncul lagi," papar Kapolda.

Lanjut Kapolda, berdasarkan pengecekan dari jarak jauh di seputaran lapas, kondisi lapas sudah sangat over kapasitas. Seharusnya dalam satu sel itu ada 10 sampai 15 orang tapi dipaksa diisi dengan 30 orang.

"Dari kapasitas yang hanya 387 orang harus bisa menampung 1879 orang. Tentu ini sangat tidak nyaman bagi mereka, tapi kita berharap ke depan akan ada kelonggaran. Namun juga tahanan mau nyaman ya jangan sampai masuk kesini," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Dr Ferdinand Siagian SH MM menyatakan bahwa semua tuntutan napi tersebut tentang ketidaknyamanan di dalam lapas serta penuntutan untuk perbaikan sistem akan segera dirapatkan.

"Besok semua akan kita rapatkan, semua tuntutan mereka akan kita bahas, jadi sekarang kita istirahat dululah," ujarnya.

Ditanya terkait kondisi rutan, Ferdinand mengungkapkan semua saat ini sudah mulai terkendali. Semua napi sudah masuk ke dalam blok masing-masing. Namun ada beberapa bagian lapas yang dirusak napi seperti pintu dan meja.

"Cuma itu saja yang mereka rusak, itu akan segea diperbaiki dan itu juga tidak menggangu operasional rutan Sialang Bungkuk," pungkasnya.

Editor
: Windy
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)