DATARIAU.COM - Hari Radang Sendi Sedunia 2021
atau World Arthritis Day 2021 pertama kali diperingati pada 1996 oleh Arthritis
and Rheumatism International (ARI) dan menjadi peringatan tahunan setiap
tanggal 12 Oktober.
Orang-orang
dengan penyakit rematik dan muskuloskeletal (RMD) dari seluruh dunia dapat
bergabung bersama untuk membuat suara mereka didengar pada hari peringatan ini.
Tujuan
dari Hari Arthritis Sedunia adalah untuk:
- Meningkatkan kesadaran soal radang sendi di
antara komunitas medis, orang-orang dengan RMD dan masyarakat umum.
-
Mempengaruhi kebijakan publik dengan membuat pengambil keputusan sadar akan
beban RMD dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk meringankannya.
-
Memastikan semua orang dengan RMD dan pengasuh mereka mengetahui jaringan
dukungan luas yang tersedia bagi mereka.
Arthritis adalah istilah umum
untuk kondisi yang mempengaruhi sendi atau jaringan di sekitar sendi. Ada lebih
dari 100 jenis radang sendi.
Sebagian
besar jenis radang sendi menyebabkan rasa sakit dan kekakuan di dalam dan di
sekitar sendi atau sendi yang terkena. Beberapa jenis arthritis, seperti
rheumatoid arthritis, juga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan beberapa
organ dalam tubuh.
Dilansir
CDC, bentuk radang sendi yang paling umum di Amerika Serikat adalah
osteoartritis. Jenis arthritis umum lainnya termasuk rheumatoid arthritis, asam
urat, dan fibromyalgia.
Berbagai
jenis radang sendi memiliki gejala yang berbeda. Tergantung pada jenis
radang sendi, gejalanya dapat berkembang secara tiba-tiba atau bertahap seiring
waktu. Gejala mungkin datang dan pergi, atau bertahan dari waktu ke waktu.
Para ahli
tidak mengetahui penyebab berbagai bentuk radang sendi. Namun, asam urat
disebabkan oleh terlalu banyak kandungan asam urat dalam tubuh. Kadang-kadang
infeksi tertentu juga dapat menyebabkan radang sendi.
Para
ilmuwan sedang mempelajari peran faktor-faktor seperti genetika, gaya hidup,
dan lingkungan dalam berbagai jenis radang sendi untuk mempelajari lebih banyak
kemungkinan penyebab dan faktor risiko.
Yang
perlu menjadi perhatian, tak hanya orang tua, anak-anak pun bisa terkena radang
sendi. Jenis arthritis yang paling umum ditemukan pada anak-anak adalah
juvenile idiopathic arthritis (JIA), juga dikenal sebagai arthritis masa
kanak-kanak atau rheumatoid arthritis remaja.
Tanda dan
gejala radang sendi masa kanak-kanak mungkin termasuk:
1. -Nyeri sendi
2. -Pembengkakan
3. -Demam
4. -Kekakuan
5. -Ruam
6. -Kelelahan
7. -Kehilangan selera makan
8. -Peradangan mata
9. -Kesulitan dengan aktivitas hidup
sehari-hari seperti berjalan, berpakaian, dan bermain.
Artritis
pada anak menyebabkan kerusakan permanen pada sendi atau sendi yang terkena.
Diagnosis dini dan pengobatan yang tepat penting untuk mencegah atau
meminimalkan kerusakan permanen. (*)
Source : tirto.id