Diabetes Bukan yang Paling Mematikan, Ini 3 Penyakit Paling Berisiko Menurut WHO

Najwa
300 view
Diabetes Bukan yang Paling Mematikan, Ini 3 Penyakit Paling Berisiko Menurut WHO
Foto: freepik

DATARIAU.COM- World Health Organization (WHO) menyatakan ada 3 penyakit tidak menular yang memiliki risiko lebih tinggi dengan angka kematian lebih besar dibandingkan diabetes, meskipun diabetes sendiri masuk kategori penyakit tidak menular yang memiliki angka kematian lebih dari 2 juta orang per tahun.

Diabetes adalah kondisi yang terjadi saat kadar gula darah (glukosa) terlalu tinggi, yang terjadi saat pankreas tidak memproduksi insulin dalam jumlah cukup, atau sama sekali tidak memproduksi insulin, atau saat tubuh tidak merespons efek insulin dengan baik. Sejumlah gejala dari diabetes antara lain meningkatnya rasa haus, sering buang air kecil, kelelahan, penglihatan kabur, hingga luka atau cedera yang lambat sembuh.

Penyakit tidak menular (PTM) menewaskan sekitar 43 juta orang pada tahun 2021, dimana empat penyakit seperti kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan kronis, dan diabetes menyumbang sekitar 80 persen dari seluruh kematian dini akibat PTM. Diabetes berada di urutan keempat, artinya 3 penyakit berikut lebih berisiko dari diabetes dengan angka kematian yang lebih banyak.

Penyakit kardiovaskular menyumbang sebagian besar kematian akibat penyakit tidak menular dengan sebanyak 19 juta kematian pada tahun 2021. Penyakit kardiovaskuler merupakan istilah untuk kondisi yang memengaruhi jantung atau pembuluh darah, yang biasanya dikaitkan dengan kerusakan arteri di organ-organ seperti otak, jantung, ginjal, dan mata. Empat jenis utama penyakit kardiovaskular adalah penyakit jantung koroner, stroke, penyakit arteri perifer, dan penyakit aorta.

Kanker menempati urutan kedua dengan sebanyak 10 juta orang yang mengalami kanker di tahun 2021. Kanker adalah penyakit yang terjadi saat sel normal berubah menjadi sel kanker yang berkembang biak dan menyebar, dengan lebih dari 100 jenis kanker berdasarkan tempatnya tumbuh. Ada tiga klasifikasi kanker secara umum yakni kanker padat (solid cancer), kanker darah (blood cancer), dan campuran yang melibatkan dua klasifikasi atau subtipe.

Penyakit pernapasan kronis menempati urutan ketiga dengan angka kematian hingga 4 juta orang di tahun 2021. Penyakit pernapasan kronis adalah kondisi medis jangka panjang yang bisa memengaruhi saluran pernapasan manusia, seperti sinus dan hidung atau saluran pernapasan bawah seperti bronkus dan paru-paru. Faktor risiko dari penyakit ini antara lain polusi udara, infeksi saluran napas, merokok, dan faktor genetik.

Beberapa contoh penyakit pernapasan kronis yakni asma (kondisi di mana saluran napas menjadi bengkak dan menyempit), bronkitis kronis (peradangan pada saluran pernapasan yang menghasilkan lendir berlebih), emfisema (kondisi di mana paru-paru mengalami kerusakan dan kehilangan elastisitasnya), dan PPOK yang merupakan gabungan antara bronkitis kronis dan emfisema. Data WHO ini menunjukkan pentingnya pencegahan dan penanganan penyakit tidak menular untuk mengurangi angka kematian global.***

Sumber:detik.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)