Penyebab dan Gejala Pendarahan Otak

Datariau.com
1.123 view
Penyebab dan Gejala Pendarahan Otak
Ilustrasi (Foto: CNNIndonesia.com)

DATARIAU.COM - Presenter kenamaan Tukul Arwana dilarikan ke rumah sakit dengan dugaan mengalami pendarahan otak.

Kabar ini dibenarkan oleh pihak keluarga melalui anak tertua Tukul, Ega Prayudi. "Betul (dirawat di rumah sakit)," katanya kepada wartawan.

Namun, Ega belum bisa memberikan keterangan lebih rinci. Satu yang pasti Tukul tengah menjalani perawatan intensif. Ia juga belum bisa membeberkan penyebab ayahnya dilarikan ke rumah sakit.

"Nanti saya kabari lagi, mohon doanya ya," katanya.

Melansir webmd, pendarahan otak disebabkan arteri di otak yang pecah dan menyebabkan pendarahan lokal di jaringan sekitarnya.

Pendarahan otak disebut juga pendarahan intrakranial, atau pendarahan intraserebral yang menyumbang sekitar 13 persen dari stroke.

Pendarahan otak adalah ketika darah mengiritasi jaringan otak dan menyebabkan pembengkakan. Ini dikenal sebagai edema serebral.

Darah yang terkumpul menjadi massa yang disebut hematoma. Kondisi ini meningkatkan tekanan pada jaringan otak di dekatnya dan itu mengurangi aliran darah vital dan membunuh sel-sel otak.

Berdasarkan lokasinya, pendarahan dapat terjadi di dalam otak, antara otak dan selaput yang menutupinya, antara lapisan penutup otak atau antara tengkorak dan selaput otak.

Beragam Penyebab Pendarahan Otak

Pendarahan otak dapat disebabkan berbagai hal dan yang paling umum meliputi:

Trauma kepala. Cedera adalah penyebab paling umum dari pendarahan di otak bagi mereka yang berusia di bawah 50 tahun.

Tekanan darah tinggi. Kondisi kronis ini dapat melemahkan dinding pembuluh darah. Tekanan darah tinggi yang tidak diobati adalah penyebab utama pendarahan otak yang dapat dicegah.

Aneurisma. Ini adalah melemahnya dinding pembuluh darah yang membengkak. Itu bisa pecah dan berdarah ke otak, menyebabkan stroke.

Kelainan pembuluh darah (malformasi arteriovenosa). Ini adalah kelemahan pada pembuluh darah di dalam dan di sekitar otak. Kondisi ini mungkin muncul saat lahir dan didiagnosis hanya jika gejalanya berkembang.

Angiopati amiloid. Ini merupakan kelainan pada dinding pembuluh darah yang terkadang terjadi seiring bertambahnya usia dan tekanan darah tinggi. Ini dapat menyebabkan banyak pendarahan kecil yang tidak diketahui sebelum menyebabkan pendarahan besar.

Gangguan darah atau pendarahan dapat menyebabkan penurunan kadar trombosit dan pembekuan darah. Obat pengencer darah dapat menjadi faktor risiko.

Penyakit hati. Kondisi ini berhubungan dengan peningkatan perdarahan secara umum.

Tumor otak.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)