Adakan Vaksinasi Massal, Puskesmas Salo Sediakan 2 Jenis Vaksin Pfizer dan Sinovac

Sindy Aprilia Dwiyanti
696 view
Adakan Vaksinasi Massal, Puskesmas Salo Sediakan 2 Jenis Vaksin Pfizer dan Sinovac
Gambar : Maizatul Akmam
Vaksinasi massal di Puskesmas Salo, Kampar.

KAMPAR, datariau.com - Sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Puskesmas Salo di Kabupaten Kampar mengadakan vaksinasi massal bagi masyarakat yang berada di daerah tersebut. Pendaftaran vaksin dilakukan dengan syarat membawa fotocopy KTP. Hingga Jum?at pagi total pendaftar telah tercatat sebanyak 50 orang.

Panitia pelaksana vaksin, Yessi Susanti mengatakan jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac dan Pfizer. Vaksin Pfizer diperuntukkan untuk masyarakat yang melakukan vaksin dosis pertama dan Sinovac untuk masyarakat yang melakukan vaksin dosis kedua.

"Syarat untuk daftar vaksin yakni cukup dengan fotocopy KTP saja, sedangkan untuk jenis vaksin yang digunakan itu Sinovac dan Pfizer. Kalau Sinovac untuk yang melakukan vaksin kedua dan Pfizer untuk dosis pertama. Alhamdulilah masyarakat cukup antusias, jadi yang udah daftar tinggal nunggu panggilan dari bidannya saja," jelasnya, Jum'at (29/10/2021).

Yessi menambahkan bahwa vaksin dilaksanakan satu hari, dibuka dari pukul 07.00 - 16.00 WIB. Vaksin dilakukan tanpa batasan, bebas bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksin sampai batas waktu yang sudah ditentukan.

"Untuk vaksin ini dilakukan hanya hari ini, jadi bagi masyarakat yang mau silahkan datang ke Puskesmas Salo, kami buka tadi dari jam 7 pagi sampai nanti jam 4 sore," tandasnya.

Ia menuturkan bahwa seluruh masyarakat yang datang ke Puskesmas wajib menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), menggunakan masker dan menjaga jarak, serta dianjurkan untuk sarapan sebelum melakukan vaksin.

"Yang datang ke Puskesmas wajib menggunakan masker dan menjaga jarak, kami disini juga menyediakan tempat mencuci tangan dan cek suhu tubuh, terus bagi masyarakat yang mau vaksin, kami juga menganjurkan agar sarapan dulu dari rumah," tuturnya.

Yessi juga mengatakan, sebelum melakukan vaksin, pasien harus dicek kesehatan, mulai dari suhu tubuh, cek tensi dan kadar gula. Setelah melakukan vaksin, pasien dianjurkan agar menunggu selama 30 menit di lokasi yang bertujuan untuk memastikan tidak ada efek atau gejala berbahaya setelah disuntik.

"Sebelum di vaksin pasien harus dicek dulu kesehatannya, cek suhu tubuh, cek gula dan juga cek tensi, kalau semua sudah aman barulah vaksin disuntikkan. Nanti setelah disuntik, pasien harus menunggu dulu sekitar 30 menit untuk memastikan tidak ada gejala berbahaya yang ditimbulkan," jelas Yessi.

Ia pun berharap agar masyarakat yang belum vaksin segera melaksanakan vaksin karena ini merupakan upaya untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Harapan saya agar masyarakat yang belum vaksin bisa segera melakukan vaksin, karena ini kan anjuran dari pemerintah dan juga bermanfaat bagi semua untuk memutus penyebaran virus corona," tutupnya.
Penulis
: Maizatul Akmam
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)