Masyarakat Tanah Merah Kecewa, Fogging yang Dilakukan Diskes Inhu Tidak Merata

datariau.com
1.197 view
Masyarakat Tanah Merah Kecewa, Fogging yang Dilakukan Diskes Inhu Tidak Merata
Heri
Petugas fogging.

RENGAT, datariau.com - Masyarakat Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu menyatakan sangat kecewa dengan fogging yang dilakukan Dinas Kesehatan Inhu melalui Puskesmas Pasir Penyu, Sabtu (3/9/2016).

Pasalnya, fogging yang dilakukan tidak merata sebagaimana yang diharapkan masyarakat, fogging hanya dilakukan di rumah korban yang terkena DBD saja.

"Mencegah agar tidak ada lagi warga yang terserang atau terkena penyakit DBD, seharusnya melakukan fogging itu merata, bukan hanya di tempat korban saja, dan fogging itu kan sudah dianggarkan oleh pemerintah," kata warga Masliadi kepada datariau.com mengutarakan kekecewaannya.

Warga juga menduga kegiatan fogging ini tidak dilakukan merata karena ingin menghemat bahan bakar maupun obatan fogging, padahal untuk kegiatan ini sudah dianggarkan pemerintah.

"Bukan kita su'udzon, jangan-jangan fogging yang dilakukan hari ini hanya habis 10 liter minyak, tapi dibilang 50 liter dan lakukan fogging dua jam dibilang satu hari, ini yang kita tidak mau, laporannya harus sama dengan pekerjaan di lapangan," kata Masliadi dengan kesal.

Ditegaskannya lagi, karena fogging ini tidak merata, jika memang alasan pihak Puskesmas merasa kecapekan atau tidak ada biaya lagi untuk bahan bakar dan obatan, masyarakat mengaku siap menyumbangkan tenaga untuk melakukan fogging, bahkan jika memang tidak ada lagi anggaran untuk beli bahan bakar dan obat, masyarakat siap nyumbang karena saking khawatirnya masyarakat kepada ancaman DBD.

"Kalau seperti ini hanya buat masyarakat kecewa. Kalau memang tidak ada anggaran dari pemerintah kami sebagai masyarakat siap untuk iuran, yang penting fogging itu merata," pungkasnya.

Sementara petugas puskemas yang melakukan fogging, Bebi saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini anggaran fogging sangat terbatas. "Ini saja fogging dianggarkan melalui JKN," ujarnya menerangkan.

"Fogging yang dilakukan di rumah korban dan jarak 200 meter saja yang di-fogging, untuk fogging ini gunakan minyak sebanyak solar 30 liter dan bensin 10 liter, dari anggaran JKN," terangnya lagi.

Terkait hal ini, Kepala Diskes Inhu H Suhardi SE MSI MH maupun Seketarisnya Rika saat dikonfirmasi melalui selulernya mengenai keluhan masyarakat, tidak menjawab sambungan telepon.

Penulis
: Heri
Editor
: Agusri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)