Macam-Macam Penyakit Hepatitis, Ketahui Gejala, Hingga Cara Mencegahnya

678 view
Macam-Macam Penyakit Hepatitis, Ketahui Gejala, Hingga Cara Mencegahnya
Foto: Int
Penyakit hepatitis perlu diwaspadai lantaran dapat menular dengan mudah melalui kontak langsung dengan penderita hepatitis saat berhubungan seksual, donor darah, hingga transfusi darah.

DATARIAU.COM - Secara umum, penyakit hepatitis merupakan salah satu penyakit yang menyerang organ hati. Penyakit hepatitis ini perlu diwaspadai lantaran dapat menular dengan mudah melalui kontak langsung dengan penderita hepatitis saat berhubungan seksual, donor darah, hingga transfusi darah.

Untuk lebih jelas mengenai penyakit hepatitis, simak ulasan yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Penyakit hepatitis merupakan suatu kondisi tubuh yang mengalami peradangan di bagian organ hati. Penyakit hepatitis ini secara umum disebabkan oleh virus hepatitis. Maka dari itu, penyakit hepatitis ini sangat mudah ditularkan dari penderita kepada orang lain melalui berbagai cara.

Virus hepatitis ini secara tidak langsung menyerang hati hingga menyebabkan menurunnya fungsi hati. Padahal, hati merupakan salah satu organ yang penting bagi sistem pencernaan dan metabolisme tubuh.

Penyakit hepatitis ini diakibatkan oleh lima jenis virus yang cukup berbahaya, di antaranya adalah virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Masing-masing virus penyebab hepatitis tersebut memberikan dampak yang berbeda-beda bagi tubuh.

Hepatitis A

Jenis penyakit hepatitis yang satu ini juga dikenal dengan nama HAV. Penyakit yang memiliki jumlah kasus hingga 1.781 orang di Amerika Serikat ini dapat menyebar dengan cepat melalui cairan droplets.

Hepatitis B

Penyakit hepatitis B atau HBV ini memiliki risiko akut untuk berkembang pada level kronis. Kendati demikian, jenis hepatitis ini dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi sejak dini.

Beberapa kasus penularan yang terjadi adalah proses persalinan, transfusi darah, penggunaan pisau cukur secara bersamaan, jarum suntik hingga transplantasi organ.

Hepatitis C

Beberapa penyakit kronis seperti kanker hati diklaim lebih memiliki risiko untuk menderita hepatitis C atau HCV. Seringkali respon imun tubuh tidak cukup kuat untuk melawan virus HCV hingga menyebabkan peradangan di dalam organ hati secara lebih lanjut.

Hepatitis D dan E

Jenis penyakit hepatitis ini merupakan hepatitis yang cenderung tidak terjadi di Indonesia. Meskipun demikian, penyakit ini juga patut diwaspadai lantaran penularannya sama dengan jenis hepatitis yang lain yakni melalui cairan droplets hingga penggunaan barang secara bersama-sama.

Hepatitis Non-virus

Tidak hanya disebabkan oleh virus, penyakit hepatitis juga dapat terjadi lantaran zat-zat racun yang terlalu banyak dan menumpuk di dalam organ hati. Beberapa zat racun tersebut dapat disebabkan oleh bahan kimia yang berasal dari obat-obatan.

Dilansir dari hellosehat, tidak semua jenis penyakit hepatitis menunjukkan gejala yang jelas. Namun, beberapa gejala dapat terjadi pada penderita sesaat setelah terpapar virus hepatitis. Beberapa gejala yang ditunjukkan oleh penderita hepatitis yakni sebagai berikut,

-Mual dan muntah

-Nafsu makan menurun

-Kelelahan

-Demam ringan hingga tinggi

-Nyeri sendi

-Kram otot

-Sakit lambung

-Intensitas buang air yang menurun atau justru meningkat

-Perubahan warna pada kulit dan mata menjadi lebih kuning

-Gatal

-Pendarahan dalam

-Terjadi perubahan kondisi mental seperti kebingungan hingga menurunnya konsentrasi

Faktor Risiko Hepatitis

Meskipun dapat dicegah dengan suntikan vaksin yang dilakukan sejak dini, namun penyakit hepatitis ini memiliki risiko yang cukup tinggi pada beberapa orang yang memiliki faktor tertentu. Beberapa faktor risiko tersebut yakni meliputi:

-Penderita HIV yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup rendah.

-Seseorang yang menggunakan jarum suntik secara bersamaan.

-Melakukan hubungan intim tanpa menggunakan pelindung atau kondom.

-Menggunakan barang-barang secara bersamaan dengan penderita penyakit hepatitis.

-Penggunaan obat yang dapat merusak hati.

-Mengonsumsi sumber air atau makanan yang terkontaminasi dengan virus hepatitis.

-Bayi yang dilahirkan dari penderita penyakit hepatitis

-Menjalani prosedur medis yang dapat menurunkan sistem imun.

Pengobatan

Beberapa tindakan medis seperti pengobatan dapat dilakukan kepada penderita penyakit hepatitis. Jenis obat-obatan yang dapat diberikan yaitu meliputi antivitus protease inhibotr, antivitus analog nukleosida, interferon, dan polymerase inhibitor, hingga kombinasi terapi obat.

Cara Mencegah

Setelah mengetahui berbagai jenis hingga faktor risiko dari penyakit hepatitis, maka tidak ada salahnya untuk melakukan berbagai tindakan pencegahan sejak dini guna menghindari penyakit yang cukup berbahaya ini. Sebab, pengobatan yang dilakukan pada penderita hepatitis diklaim hanya mengurangi berbagai gejala yang ditampakkan saja. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut.

Selalu pastikan tubuh bersih dan terhindar dari berbagai sumber penyakit dengan mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir, terlebih pada saat-saat tertentu.

-Hindari untuk berbagi barang pribadi dengan orang lain.

-Selalu cuci bersih peralatan mandi, makan, tidur, dan lain sebagainya.

-Melakukan olahraga untuk menjaga daya tahan tubuh.

-Cukupi kebutuhan minum air putih yakni minimal 8 gelas per hari.

-Cukupi kebutuhan gizi dan waktu istirahat guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang berbagai penyakit menular.(*)

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: merdeka.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)