Deklarasi Stop BAB Sembarangan, Bupati Siak Ajak Masyarakat Peduli Germas

Hermansyah
685 view
Deklarasi Stop BAB Sembarangan, Bupati Siak Ajak Masyarakat Peduli Germas
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Gaya hidup sehat merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus ditingkatkan sosialisasi dilingkungan masyarakat pedesaan. Salah satunya lewat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Senin (12/8/2019) kemarin.

Jamban Sehat (Sanitasi) Total Berbasis Masyarakat (STBM) menjadi satu di antara hal pendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), karena kebiasaan buang air besar (BAB) menjadi salah satu faktor penentu, apakah lingkungan suatu masyarakat tergolong bersih atau tidak. 

Lingkungan bersih dapat mencegah mewabahnya penyakit menular diantaranya seperti penyakit Diare, Thyroid. "Prilaku berperan penting dalam menentukan derajat kesehatan. Penyakit tidak menular (PTM) dan penyakit menular, sebenarnya bisa dicegah dengan melakukan pola hidup bersih," kata Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

Tantangan pembangunan sanitasi pedesaan yang dihadapi umumnya, kata Alfedri, masih berkaitan dengan prilaku dan budaya masyarakat Indonesia, yaitu prilaku penduduk yang terbiasa buang air besar (BAB) di sembarangan tempat. 

Khususnya ke dalam badan air yang juga digunakan untuk mencuci, mandi serta kebutuhan hygienis lainnya.

Melalui Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS) Dirinya berharap dari 15 kampung yang telah mendeklarasikan diri (SBAB). Untuk dapat memotivasi kampung yang lain, dalam melakukan prilaku hidup sehat dengan stop buang air besar sembarangan.

"Saya mengapresiasi 2 kecamatan yakni Kecamatan Dayun dan Lubuk Dalam yang telah mendeklarasikan BABS, saya berharap kecamatan lain segera menyusul agar seluruh kecamatan di Siak sudah Open Defecation Free (ODF). Sehingga Kabupaten Siak dikatakan kabupaten yang sehat dapat terwujud," ungkapnya.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, jelas Alfedri, Pemerintah Kabupaten Siak pada tahun 2018 lalu telah membangun jamban sehat sebanyak 30 unit, untuk tagging 2019 meningkat 100 unit.

"Kita juga dibantu oleh Baznas Siak, melalui program jamban sehat bagi keluarga tidak mampu. Saya juga berharap kepada pelaku dunia usaha melalui CSR-nya dapat membantu membuat jamban sehat bagi keluarga tidak mampu," terangnya.

Kabupaten Siak memiliki 14 kecamatan, 9 kelurahan 121 kampung, yang telah mendeklarasikan SBABS taking 2016 lulu, yaitu kecamatan Dayun dengan 11 Kampung. 

Selanjutnya pada tahun ini, kecamatan Lubuk Dalam diri dari 15 kampung yang di dalamnya juga tergapat 1 kampung dari Sabag Auh, 1 kampung dari Bungaraya, 1 dari Mempura, Koto Gasib, Tualang dan Kerinci Kanan.

Kegiatan ini turut di hadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Siak, Ketua Forum Kabupaten sehat, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Siak, Camat se-Kabupaten Siak, para penghulu, anggota DPRD Siak Tarmijan serta Direktur Kesehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan RI.(rls)

Editor
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)