KAMPAR, datariau.com - Bupati Kampar H Jefry Noer, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kampar yang juga anggota DPRD Propinsi Riau Hj Eva Yuliana, menyerahkan secara simbolis bantuan mesin jahit dan mesin obras kepada alumni peserta pelatihan menjahit di halaman kantor Kepala Desa Tarai Bangun, Ahad sore kemarin.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kepala dinas, SKPD, camat dan kepala desa se kecamatan Tambang kabupaten Kampar. Menurut Sekretaris Dinas Disperindag kabupaten Kampar, Sri Astuti mengatakan sebanyak 675 unit mesin jahit dan 135 unit mesin obras dibagikan kepada warga masyarakat yang telah mengikuti program pelatihan menjahit di P4S Kubang Jaya.
Dikatakan Sri, sekitar 810 warga dari 7 kecamatan dan 40 desa sudah mengikuti program pelatihan menjahit ini, dan diharapkan kegiatan ini dapat dikembangkan pada desa masing-masing sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga.
"Ada 810 warga dari 7 kecamatan dan 40 desa di kabupaten Kampar ini yang telah mengikuti pelatihan menjahit, dan diharapkan kegiatan ini dapat dikembangkan pada desa masing-masing sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga," ujarnya.
Sementara itu ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Hj Eva Yuliana dalam kesempatan tersebut meminta kepada anggota alumni menjahit untuk dapat menjaga amanah dan memanfaatkan bantuan tersebut dalam kehidupan dan menopang kesejahteraan keluarga, agar harkat dan martabat kaum perempuan dapat terangkat.
Dalam kesempatan tersebut, Eva Yuliana meminta kepada para alumni menjahit untuk dapat menyebutkan isi dari 5 pilar kabupaten Kampar secara berurutan, namun tak satupun anggota alumni menjahit yang dapat menjawab pertanyaan isteri bupati Kampar, bahkan kepala dinas Disperindag Drs Amin Bilda pun tak dapat menjawab secara berurutan, namun saat camat Tambang H Mulatua SSos menjawab isi 5 pilar kabupaten Kampar, Ketua TP PKK kabupaten Kampar Eva Yuliana cukup puas dengan jawaban tersebut.
Bupati Kampar H Jefry Noer dalam sambutannya menyatakan kekecewaannya terhadap adanya pejabat yang tidak hafal dengan lima pilar pembangunan kabupaten Kampar.
"Banyak yang tidak tahu lima pilar pembangunan kabupaten Kampar, kalau tak tahu berarti tak tahu program pembangunan di kabupaten Kampar," ujar Bupati.
"Para kepala desa yang akan dilantik nantinya harus hafal lima pilar pembangunan kabupaten Kampar," tegas bupati.
Mengenai bantuan mesin jahit dan obras ini, jefry mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat kabupaten Kampar khususnya kaum perempuan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Karena menurut bupati masih banyak kaum perempuan saat ini yang menyia-nyiakan waktu sehingga dengan adanya pelatihan menjahit ini maka kaum perempuan dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi keluarga.
Jangan ketinggalan perkembangan berita ini. Klik (Disini) atau (Disini)(nov)