Dua Proyek Jalan di Desa Pasir Ringgit Lirik Dipertanyakan Warga

1.821 view
Dua Proyek Jalan di Desa Pasir Ringgit Lirik Dipertanyakan Warga
Jalan Kampung Baru Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik Kabupaten Inhu yang dipertanyakan warga. (foto: heri)
RENGAT, datariau.com - Selayaknya, kegitan yang menggunakan uang negara harus ada Rencana Anggaran Biaya (RAB) begitu selesai pelaksanaan kegiatan harus segera selesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPj).

Namun berbeda  di Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), proyek pengerasan jalan yang dianggarkan melalui Anggaran Dana Desa terkesan dikerjakan asal jadi dan amburadul, selain itu diduga kegiatan itu disaat mulai tanpa RAB.

Ada 2 proyek dipertanyakan oleh masyarakat, pertama berlokasi di Jalan Kompan Jaya RT05, RW03 dengan panjang 900 meter, lebar 4 meter dan tebal 15 centimeter. Kemudian di Jalan Kampung Baru RT01, RW01 Dusun 1 panjang 500 meter, lebar 4 meter dan tebal 15 centimeter Desa Pasir Ringgit.

Saat datariau.com melakukan investigasi bersama aktivis LSM TOPAN-RI pada hari Jumat 29 April 2016 sekitar pukul 16.00 Wib, menurut keterangan warga RT01, RW 01 Dusun 1 Kampung Baru desa Pasir Ringgit, yang meminta namanya tidak disebutkan, bahwa pekerjaan proyek ini mengecewakan.

"Memang terkesan asal jadi, karena kita tidak ada dilibatkan dalam pembangunan ini, setidaknya kan koordinasi. Selain itu pak Sumarji (Kades Desa Pasir Ringgit) sedikit-sedikit selalu menyebut-nyebut nama kepala Bapemdes Inhu Suratman dan Setda Inhu Agus Rianto. Sejak pak Sumarji jadi kades semau dia melakukan apa saja tanpa ada musawarah dengan warga. Dan bahkan seenaknya berhentikan perangkat desa, seperti Kadus, LPM, RW dan RT," tudingnya.

Warga ini mengaku dianggap sepeleh oleh Kades, bahkan menurut sumber ini, Camat dan Sekcam tidak berkutik dibuat oleh Kades yang dimaksud. "Buktinya saja apa yang diperbuat oleh pak Sumarji di desa ini Camat maupun Sekcam tidak yang menegurnya," ulas sumber.

Meluruskan tudingan ini, Kades Pasir Ringgit, Sumarji saat dikonfirmasi mengatakan, itu belum bisa dikatakan proyek, karena itu belum terima uang dari negara. "Karena lokasi jalan itu rendah dan sering tergenang air maka kita lakukan penimbunan. Nanti kalau uangnya sudah turun baru dikerjakan lagi," singkat Sumarji.

Camat Lirik H Sarman Arlos SS MH saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai RAB kegiatan di desa Pasir Ringgit dimintanya tanyakan kepada Kasi Pemerintahan.

"Coba tanyakan saja langsung ke Kasi Pemerintahan pak Tamrin, karena itu salah satu tugas dan kegiatan Kasi Pemerintahan, nanti kalau saya yang menjawab kesalahan pula," singkat Camat Lirik, Sarman.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Lirik, Tamrin saat dikonfirmasi malah mengaku tidak tahu persih tentang proyek tersebut.

"Panjang jalan dan anggarannya saya kurang tahu pasti, namun dua kegiatan pengerasan jalan itu dibiayai dana APBN dan Provinsi. Mengenai RAB, kedua kegiatan tersebut sudah ada RAB, dananya sampai saat ini belum cair dari provinsi, kalau ingin lebih jelasnya langsung saja tanyakan kepada Kades Pasir Ringgit," tuturnya.

(Berita ini masih terus dikembangkan untuk menemukan fakta di lapangan, ikuti terus)

Jangan ketinggalan berita terbaru:
Ikuti halaman facebook kami klik (Facebook)
Ikuti twitter kami klik (Twitter)



(her)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)