Infotorial Pemkab Siak

Bupati Siak Terima Penghargaan dari Gubri Syamsuar Pada Apel HUT Ke-66 Provinsi Riau

Hermansyah
2.026 view
Bupati Siak Terima Penghargaan dari Gubri Syamsuar Pada Apel HUT Ke-66 Provinsi Riau
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

PEKANBARU, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi melalui Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM menerima penghargaan Lencana Wira Bangun Desa atau upaya dan kerja keras memajukan serta memandirikan desa tahun 2023 dari Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi.

Penghargaan tersebut, diserahkan kepada Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi pada apel puncak peringatan HUT ke-66 Provinsi Riau yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (9/8/2023).

Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi mengatakan sebagai komitmen provinsi dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan desa telah membangun 1.541 desa se-Provinsi Riau.

"Ini sudah berlangsung sejak tahun 2019 hingga 2023 total dana yang sudah dikucurkan mencapai Rp1,12 triliun," jelas Syamsuar.

"Sebelumnya, lebih dari 400 desa masih tertinggal, namun sejak adanya bantuan keuangan khusus dari Provinsi Riau. Banyak desa yang maju dan mandiri," ujar Gubernur Riau tersebut.

Dikatakan Syamsuar, dengan adanya bantuan keuangan khusus dari provinsi, keberhasilan status IPM Riau menjadi maju dan naik peringkat tujuh secara nasional.



"Alhamdulillah, saat di Riau desa tertinggal atau sangat tertinggal angkanya berkurang," kata dia.

Sementara Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM menyampaikan bantuan keuangan khusus yang disalurkan Pemerintah Provinsi Riau sangat dirasakan dampaknya bagi kemajuan desa.

"Alhamdulillah, hari ini saya mewakili bapak Bupati Siak menerima penghargaan dari Gubernur Riau Syamsuar," kata Husni.

"Penghargaan ini, di dapat berkat komitmen bapak Bupati dalam mendorong kampung tumbuh dan mandiri melalui program pemberdayaan masyarakat," ucap Wakil Bupati Siak itu.

Dia menyebutkan banyak kampung di Kabupaten Siak melalui Bankeu baik provinsi, kabupaten dan pusat. Dikelola dengan baik melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) sehingga kampung menjadi mandiri.

"Untuk bisa berstatus berkembang, maju maupun mandiri, ada beberapa indikator yang harus dipenuhi. Utamanya memenuhi persyaratan dalam Indeks Desa Membangun," ungkapnya.

"Bantuan keuangan khusus juga dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan usaha, usaha ekonomi mikro. Termasuk lewat bantuan pertanian dan perikanan," pungkasnya.(inf)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)