Harga Sembako Naik, Disperindag Pekanbaru Turun ke Pasar

1.017 view
Harga Sembako Naik, Disperindag Pekanbaru Turun ke Pasar
Jual beli di pasar Baru Panam. (foto: dok)
PEKANBARU, datariau.com - Harga kebutuhan pokok atau sering disebut sembako, semakin melonjak naik. Kondisi ini terjadi sejak sepekan terakhir. Untuk melakukan peninjauan harga, Disperindag Kota Pekanbaru turun ke pasar tradisional, Kamis (19/5/2016).

"Kami dapat perintah dari Walikota untuk turun hari ini untuk memastikan harga sembako di Pekanbaru," ujar Kabid Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman.

Tim Diserindag menyempatkan diri untuk membeli sampel barang sembako seperti cabai maupun bawang. Pasalnya, sepekan terakhir ini harga komiditi tersebut terus mengalami kenaikan.

"Kita tadi sempat membeli bawang merah Sumbar kini harga Rp34.000/Kg, bawang putih dijual dengan harga Rp34.000/Kg, bawang merah peking Rp20.000/Kg dan kentang Rp9000/Kg. Sedangkan untuk harga cabai jawa saat ini berada di harga Rp24.000/Kg, untuk cabe merah bukittinggi justru mengalami penurunan dari Rp26 ribu perkilo menjadi Rp22 perkilonya," terangnya.

Harga sembako antara pasar yang ada di Pekanbaru kerap ada perbedaan. Hal itu diduga karena stok yang terbatas menjadi pemicu. Disamping itu faktor kepadatan penduduk juga ikut sebagai andil, sehingga terjadinya berbedaan harga.

"Misalnya di kecamatan Tampan, yang penduduknya banyak, maka hukum ekonomi pun berlaku disana, permintaan banyak dan stok terbatas maka harga akan melonjak. Makanya harga setiap pasar itu berbeda, sepeti halnya pasar Kodim," jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap agar pembangunan Pasar Induk di Pekanbaru segera terealisasi. Pasalnya kebutuhan pasar induk ini sangatlah mendesak. "Mengingat ini mendekati puasa, maka kami akan tetap mengawasi kebutuhan pokok di Pekanbaru, baik dari sentra penghasilnya sampai pendistribusian. Disamping itu, kita juga minta kepada instansi terkait untuk bisa memenuhi kebutuhan di Pekanbaru," ungkapnya.


Jangan ketinggalan berita terbaru:
Ikuti halaman facebook kami klik (Facebook)
Ikuti twitter kami klik (Twitter)



(syi)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)