Soft Launching TTP di Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau

Hermansyah
1.498 view
Soft Launching TTP di Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau
Ist.
Wakil Bupati Siak Alfedri menyiram salah satu tanaman di TTP Muara Kelantan Kecamatan Sungai Mandau saat Soft Launching TTP.

MANDAU, datariau.com - TTP merupakan sarana untuk melakukan pelatihan, pemagangan, pusat diseminasi teknologi, serta pusat advokasi bisnis center masyarakat di bidang pertanian dengan pendampingan dari Dinas Pertanian dan BPTP Riau sendiri.

 

Hal itu disampaikan Kepala BPTP Riau Kuntoro Yoga pada awal sambutannya saat peluncuran awal atau Soft Launching Taman Teknologi Pertanian (TTP) yang berlokasi di Kampung Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau, Senin (28/08/2017).

 

Kegiatan Soft Launching ini lanjutnya, bertujuan untuk memperkenalkan TTP pada masyarakat dan stake holder, khususnya Pemerintah Kabupaten Siak, sebagai rekan setelah satu tahun pembangunan yang sudah dimulai sejak Agustus 2016 lalu. Sedangkan Grand Launching akan dilaksanakan pada tahun 2018.

 

"Akhir tahun 2018 semuanya sudah bisa diselesaikan, dan siap diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Siak. Namun BPTP Riau akan terus melakukan pendampingan guna memantau perkembangan TTP Siak, jangan sampai terbengkalai dan tidak bermanfaat," sebutnya.

 

Dijelaskanya pula, program TTP adalah salah satu Nawacita Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional serta peningkatan produksi pertanian dalam mewujudkan Swasembada Pangan.

 

"Kami juga sudah memiliki berbagai kegiatan dengan petani, diantaranya berupa pelatihan pembenihan padi, pasca panen, pembenihan bawang, serta pasca panen, inkubasi, dan lainnya. Serta adanya kerjasama dengan Universitas Riau dan UIN Suska," jelas Kuntoro.

 

Lebih lanjut Kuntoro menjelaskan, untuk perkembangan TTP Siak sendiri di dalamnya terdapat pembenihan padi, pembenihan Hortikultura seperti bawang merah diatas lahan seluas 0,5 hektare. Lalu juga ada buah-buahan yang dilaksanakan di lahan empat Hektar dengan berbagai jenis buah Tropis. Kemudian pembibitan itik sebanyak 500 ekor DOD dan 1.000 butir telur untuk ditetaskan.

 

BPTP Riau juga mengintroduksikan Teknologi Integrasi antara padi, itik dan ikan, atau disebut dengan bina padi. Ia menilai cara tersebut memiliki banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh petani, khususnya di Kecamatan Sungai Mandau sebagai daerah lahan pasang surut tipe C dan D.

 

Sementara Wakil Bupati Siak Alfedri menyebutkan TTP adalah harapannya Kabupaten Siak bahkan bisa jadi untuk Provinsi Riau juga. Selama ini beberapa benih padi, bawang dan buah masih didatangkan dari luar wilayah setempat.

 

"Dengan sudah adanya TTP di Kabupaten Siak, tidak ada lagi istilahnya Impor benih dari luar Riau. Dengan begitu petani bisa diberdayakan untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat," ucap Alfedri.

 

Ia juga menyebutkan, saat ini cara pandang masyarakat di Kabupaten Siak sudah mulai banyak yang berubah, kini petani sudah mulai berangsur-angsur tidak lagi bergantung pada sawit, dan beralih ke bidang pertanian, seperti padi, bawang, nenas, dan lainnya.

 

"Kita juga sudah menerbitkan Perda tentang pelarangan alih fungsi lahan pertanian untuk perkebunan sawit. Jika masyarakat dan perusahaan masih juga nekat akan dikenakan sanksi. Dan juga menyarankan untuk jangka panjang lebih bagus lahan dimanfaatkan menanam komoditi bidang pangan," tutupnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)