Harga Gas Elpiji Kg di Tarai Kampar Rp28 Ribu, Menumpuk di Bengkel Motor, Pangkalan Kosong

datariau.com
2.083 view
Harga Gas Elpiji Kg di Tarai Kampar Rp28 Ribu, Menumpuk di Bengkel Motor, Pangkalan Kosong
Ilustrasi

TAMBANG, datariau.com - Masyarakat Desa Tarai Bangun kecamatan Tambang kabupaten Kampar mengeluh kesulitan mendapatkan gas elpiji subsidi 3 Kg. Sebab, beberapa pangkalan di desa berbatasan dengan Pekanbaru itu kosong.

Anehnya, kedai di tidak jauh dari pangkalan elpiji memiliki stok elpiji berlebih, namun dijual dengan harga tinggi, lebih aneh lagi, saat elpiji langka begini, bengkel motor di Jalan Suka Karya/Kualu ujung desa Tarai Bangun malah menjual elpiji setumpuk dengan harga Rp28 ribu.

"Mungkin karena pengawasan lemah, kan dari Pemda lokasi kita ini jauh, lebih dekat dari Pekanbaru, makanya pengusaha enak bermain," ujar Agus, warga yang kesusahan mendapatkan elpiji 3Kg, Ahad (15/10/2017).

Atas kondsi ini, Agus berharap Pemerintah Kabupaten Kampar untuk segera turun ke Desa Tarai Bangun melakukan pengecekan pangkalan elpiji yang ada, karena elpiji di pangkalan dalam sesaat langsung ludes terjual entah kemana, sementara di beberapa kedai menumpuk dengan harga selangit.

"Kalau permainan seperti ini, warga yang rugi, harga elpiji dibuat seenak hati si penjual, pemerintah kita harapkan segera meninjau ke sini," ulasnya.

Selain itu, keberadaan warung yang menjual gas elpiji subsidi ini juga dikhawatirkan warga sekitar, sebab warung tidak memiliki standar penjualan gas yang mudah meledak.

"Jika terbakar, bukan mereka saja yang rugi, tetangganya juga rugi, maka kita minta tindak warung-warung yang mengecer elpiji di Desa Tarai ini," pintanya.

Penulis
: Riki
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)