ASN Pekanbaru Dilarang Pakai Elpiji Subsidi 3 Kg

datariau.com
1.554 view
ASN Pekanbaru Dilarang Pakai Elpiji Subsidi 3 Kg
Ilustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Dalam rangka mengantisipasi kelangkaan gas elpiji subsidi, Pemerintah Kota Pekanbaru segera mengeluarkan surat edaran berisi himbauan kepada PNS atau ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru untuk menggunakan gas tabung 5,5 kilogram.

Alasanya, PNS dikategorikan masyarakat menengah keatas yang tidak seharusnya menggunakan gas elpiji 3 Kg yang diperuntukan bagi masyarakat miskin.

"Minggu depan suratnya akan kita siapkan dan kita serahkan ke Pak Walikota untuk ditandatangani. Kami dari PNS di lingkungan Pemko Pekanbaru ingin memberikan contoh dulu untuk segera beralih ke tabung 5,5 kilogram," kata Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Kota Pekanbaru, Irba Sulaiman, Senin (13/11/2017).

Irba mengungkapkan, saat peringatan HUT Korpri, 29 November mendatang akan disiapkan sebanyak 250 tabung gas 5,5 kilogram. Bagi PNS yang saat ini menggunakan gas elpiji 3 kilogram diminta untuk menukarkan dengan tabung 5,5 kilogram. Dua tabung gas elpiji 3 kilogram bisa ditukarkan dengan satu tabung 5,5 kilogram.

Namun kuotas 250 tabung gas 5,5 kilogram yang disipkan di acara HUT Korpri tersebut masih jauh dari jumlah PNS di lingkungan Pemko Pekanbaru yang jumlahnya mencapai sekitar 8 ribuan. Untuk itu, pihaknya kedepan akan mengandeng pihak ketiga untuk memudahkan para PNS yang akan beralih ke tabung 5,5 kilogram.

"Sudah ada pihak ketiga yang siap bekerja sama melalui jalur koperasi, jadi nanti PNS yang mau membeli tabung 5,5 kilogram itu bisa dilakukan dengan cara dicicil," ujarnya.

Aturan ini digulirkan sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Permendagri nomor 17 dan peraturan menteri ESDM nomor 5 yang menyatakan bahwa PNS, TNI, Polri tidak dibenarkan menggunakan gas elpiji bersubsidi tabung 3 kilogram.

"Dengan beralihnya pengunaan tabung gad 3 kilogram ke tabung brigh gas 5,5 kilogram di kalangan PNS kita berharap bisa mengurangi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang selama ini dikeluhkan masyarakat," tutupnya.

Editor
: Agusri
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:elpijiLpg
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)