Ya Allah.. Terimalah Tobatku!

Ruslan
1.082 view
Ya Allah.. Terimalah Tobatku!

DATARIAU.COM -Saudara-saudaraku, manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Semua orang pasti pernah berbuat dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang rajin bertobat kepada-Nya. Allah Ta’ala berfirman,

قُلۡ یَـٰعِبَادِیَ ٱلذِینَ أَسۡرَفُوا۟ عَلَىٰۤ أَنفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُوا۟ مِن رحۡمَةِ ٱللهِۚ إِن ٱللهَ یَغۡفِرُ ٱلذنُوبَ جَمِیعًاۚ إِنهُۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرحِیمُ

“Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri, ‘Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa. Sesungguhnya Dia Maha pengampun lagi Maha penyayang.’” (QS. Az-Zumar: 53).

Saudara-saudaraku, kezaliman apapun yang pernah engkau lakukan, maka ketahuilah bahwa pintu ampunan Allah sangatlah lebar. Allah Ta’ala berfirman,

وَإِن رَبكَ لَذُو مَغۡفِرَةࣲ للناسِ عَلَىٰ ظُلۡمِهِمۡۖ وَإِن رَبكَ لَشَدِیدُ ٱلۡعِقَابِ

“Sesungguhnya Rabbmu adalah pemilik ampunan bagi umat manusia atas kezaliman mereka. Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar keras siksanya.” (QS. Ar-Ra’d: 6).

Saudara-saudaraku, ke manakah hendak engkau cari ampunan itu kalau bukan kepada-Nya yang berada di atas langit sana. Allah Ta’ala berfirman,

إِن رَبكَ لَذُو مَغۡفِرَةࣲ وَذُو عِقَابٍ أَلِیمࣲ

“Sesungguhnya Rabbmu adalah pemilik ampunan sekaligus pemilik siksaan yang amat pedih.” (QS. Fushshilat: 43).

Saudara-saudaraku, tidakkah engkau ingin termasuk orang-orang yang dicintai-Nya? Tidakkah engkau ingin menjadi orang yang diampuni kesalahan dan dosa-dosanya? Allah Ta’ala berfirman,

إِن ٱللهَ یُحِب ٱلتو ٰ⁠بِینَ وَیُحِب ٱلۡمُتَطَهرِینَ

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang rajin bertobat dan (Allah) mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222).

Saudara-saudaraku, apakah kamu enggan untuk bertobat dan menerima ampunan dari-Nya? Sesungguhnya Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang. Allah Ta’ala berfirman,

أَفَلَا یَتُوبُونَ إِلَى ٱللهِ وَیَسۡتَغۡفِرُونَهُۥۚ وَٱللهُ غَفُورࣱ رحِیمࣱ

“Apakah mereka tidak mau bertobat kepada Allah dan meminta ampunan-Nya. Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” (QS. Al-Ma’idah: 74).

Saudara-saudaraku, apakah kita tidak ingin terbebas dari azab yang sangat pedih? Apakah kita tidak ingin mendapatkan kebaikan? Allah Ta’ala berfirman,

فَإِن تُبۡتُمۡ فَهُوَ خَیۡرࣱ لكُمۡۖ وَإِن تَوَلیۡتُمۡ فَٱعۡلَمُوۤا۟ أَنكُمۡ غَیۡرُ مُعۡجِزِی ٱللهِۗ وَبَشرِ ٱلذِینَ كَفَرُوا۟ بِعَذَابٍ أَلِیمٍ

“Apabila kalian bertobat, maka itulah yang lebih baik bagi kalian. Apabila kalian justru berpaling, ketahuilah bahwa kalian tidak akan bisa melemahkan Allah. Dan berikanlah kabar gembira untuk orang-orang kafir bahwa mereka akan mendapatkan siksa yang amat pedih.” (QS. At-Taubah: 3).

Saudara-saudaraku, kembalilah kepada Zat Yang Mahapengasih lagi Mahapenyayang. Sungguh Dia tidak akan menyia-nyiakan doa dan amal-amal kalian. Nabi Syu’aib ‘alaihissalam memerintahkan kepada kaumnya, sebagaimana tercantum dalam ayat,

وَٱسۡتَغۡفِرُوا۟ رَبكُمۡ ثُم تُوبُوۤا۟ إِلَیۡهِۚ إِن رَبی رَحِیمࣱ وَدُودࣱ

“Mintalah ampunan kepada Rabb kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Rabbku Maha pengasih lagi Maha penyayang.” (QS. Hud: 90).

Sumber
: muslim.or.id
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)