Larilah Engkau dari Wabah, Sebagaimana Engkau Lari dari Singa

datariau.com
848 view
Larilah Engkau dari Wabah, Sebagaimana Engkau Lari dari Singa
Foto: Istimewa

DATARIAU.COM - Indonesia pertama kali mengkonfirmasi kasus Covid-19 pada Senin 2 Maret lalu oleh Presiden Joko Widodo, sampai Semptember 2020 ini kasus Covid-19 masih bertahan bahkan naik, khususnya di Propinsi Riau.

Hendak hal ini menjadi perhatian kita bersama, bukan hanya pemerintah namun masyarakat yang menjadi ujung tombak pemutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan mengikuti protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Tempat-tempat keramaian terutama pelaku usaha, pasar dan warung-warung sebaiknya menyediakan tempat untuk mencuci tangan bagi pembeli. Begitu juga pembeli atau masyarakat gunakan masker dan menjaga jarak.

Dengan usaha seperti ini semoga Allah Subahanahu wa Ta'ala mengangkat wabah dari negeri kita Indonesia.

Orang-orang yang tidak berusaha mencegah terjadi perluasan wilayah wabah, bisa jadi telah menjerumuskan dirinya sendiri dan orang lain ke dalam kebinasaan.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تُل?'قُوا بِأَي?'دِيكُم?' إِلَى الت?'َه?'لُكَةِ

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS. Al-Baqarah [2]: 195)

Terkait dengan wabah atau penyakit menular Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wasalam bersabda :

فِر?'َ مِنَ ال?'مَج?'ذُومِ فِرَارَكَ مِنَ ال?'أَسَدِ

“Larilah dari orang yang terkena kusta, sebagaimana Engkau lari dari singa.” (HR. Ahmad no. 9722, dishahihkan Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 783)

Setelah manusia melakukan sebab-sebab tertentu, kewajiban manusia yang tidak bisa diabaikan adalah menyandarkan hati kepada Allah Ta’ala, bahwa Allah yang menciptakan sebab-sebab tersebut. Bisa saja, setelah kita berusaha semaksimal mungkin sebatas kemampuan kita sebagai manusia, Allah tidak mengabulkannya sesuai dengan hikmah (kebijaksanaan) Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman,

وَإِن يَم?'سَس?'كَ ٱلل?'َهُ بِضُر?'ٍ فَلَا كَاشِفَ لَهُۥ?" إِل?'َا هُوَ ۖ وَإِن يُرِد?'كَ بِخَي?'رٍ فَلَا رَا?"د?'َ لِفَض?'لِهِۦ ۚ يُصِيبُ بِهِۦ مَن يَشَا?"ءُ مِن?' عِبَادِهِۦ ۚ وَهُوَ ٱل?'غَفُورُ ٱلر?'َحِيمُ

“Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Jika Allah menghendaki kebaikan bagi kami, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus [10]: 107).

Referensi: https://muslim.or.id/55347-mendudukkan-bagaimanakah-tawakkal-yang-benar-ketika-terjadi-wabah.html

Penulis
: Ahmad Badarudin
Tag:wabah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)