Banyak Anak Sukses di Mata Dunia, Tapi Gagal Membahagiakan Orang Tuanya

datariau.com
124 view
Banyak Anak Sukses di Mata Dunia, Tapi Gagal Membahagiakan Orang Tuanya

DATARIAU.COM - Di zaman ketika banyak orang sibuk mengejar validasi, pujian, dan pengakuan manusia, ada satu suara sederhana yang sering terlupakan: tawa orang tua yang lega karena melihat anaknya hidup baik, shalih, dan peduli kepada mereka.

Dalam Islam, kebahagiaan orang tua bukan perkara sepele. Ridha mereka bahkan menjadi jalan menuju ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.”

Baca juga:Krisis Birrul Walidain di Era Modern


Betapa banyak orang rela bekerja keras demi mendapatkan pujian manusia, tetapi lupa meluangkan waktu mendengar cerita ayahnya. Ada yang rela begadang demi pekerjaan, namun enggan menjawab telepon ibunya karena merasa sibuk.

Padahal kadang, yang orang tua inginkan bukan harta besar. Mereka hanya ingin merasa dihargai, ditemani, dan didengar.

Islam menempatkan birrul walidain atau berbakti kepada orang tua sebagai amal yang sangat agung. Bahkan Allah menggandengkan perintah berbakti kepada orang tua setelah perintah mentauhidkan-Nya.

Allah Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 23: “Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak.”

Baca juga:Jawaban Telak Untuk Mereka yang Takut Punya Anak Banyak


Sering kali manusia baru sadar berharganya orang tua setelah mereka tiada. Ketika rumah terasa sepi. Ketika tidak ada lagi yang menanyakan, “Sudah makan?” atau “Hati-hati di jalan.”

Padahal selama mereka masih hidup, kesempatan berbakti masih terbuka lebar. Bentuk bakti kepada orang tua bukan hanya memberi uang. Tetapi juga berbicara lembut, tidak membentak, membantu kebutuhan mereka, mendoakan, serta membuat hati mereka tenang dan bahagia. Kadang sebuah pelukan, senyum, atau waktu yang kita luangkan jauh lebih berharga daripada hadiah mahal.

Baca juga: Ibu, Ayah.. Aku Ingin Meraih Surga


Pujian manusia sifatnya sementara. Hari ini dipuji, besok bisa dihina. Hari ini dianggap hebat, besok dilupakan. Namun doa orang tua memiliki keberkahan yang luar biasa. Banyak orang hidupnya dipermudah Allah bukan karena hebatnya diri mereka, tetapi karena ada doa ibu yang tak pernah putus setiap malam.

Karena itu, jangan terlalu sibuk mengejar tepuk tangan dunia sampai lupa membuat orang tua tersenyum. Mungkin di mata manusia kita biasa saja. Tapi jika orang tua ridha dan tersenyum lega melihat hidup kita, itu bisa menjadi sebab datangnya keberkahan yang tidak disangka-sangka.

Baca juga:Sikap Terhadap Ibu yang Zalim dan Cara Menasihatinya

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)