Kantor Lurah Pemekaran di Pekanbaru Belum Bisa Dibangun, Ini Alasannya Menurut DPRD..

datariau.com
2.045 view
Kantor Lurah Pemekaran di Pekanbaru Belum Bisa Dibangun, Ini Alasannya Menurut DPRD..
doc.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Heri Setiawan.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Heri Setiawan mengatakan, dengan adanya keterbatasan anggaran Pemerintah Kota Pekanbaru akibat beberapa kali pemotongan oleh pemerintah pusat, berdampak langsung untuk pembangunan fisik kantor kelurahan baru hasil pemekaran.

"Seperti khususnya di daerah pemilihan (Dapil) saya ada 10 kelurahan baru dari 13 kelurahan lama yang ada, dari sekian banyak kantor lurah yang saya datangi banyak yang tidak layak bagi seorang pamong dalam melayani masyarakatnya, baik itu secara sumber daya manusia hingga infrastrukturnya, memang sangat tidak memungkinkan," ucap Heri Setiawan, Rabu (5/4/2017).

Politisi Demokrat ini juga mengatakan, dengan keterbatasan dana dan anggaran dirinya juga mengetuk mulai dari Pemko hingga DPRD untuk secepatnya membuat semacam solusi untuk menganggarkan anggaran ini pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 ini.

"Kita meminta agar pada APBD Perubahan mendatang anggaran untuk pembangunan kantor kelurahan baru hasil pemekaran dapat dianggarkan agar bisa melengkapi semua infrastruktur yang belum tersedia, supaya pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal," tuturnya.

Lebih lanjut, Heri berharap kepada seluruh lurah yang kantornya masih menyewa dan sementara, serta belum menempati gedung baru agar tetap bersabar dan tabah. Juga pada semua RT/RW yang baru dilantik agar bersabar honornya karena di tahun 2017 ini belum ada penganggaran untuk RT/RW yang baru.

"Karena pemekaran baru dimulai di awal tahun ini, maka dari itulah kita memekarkan RW yang ada setelah ketuk palu APBD 2017, mudah-mudahan kita bisa menganggarkannya pada APBD Perubahan 2017. Insya Allah pada APBD murni 2018 barulah kita anggarkan," pungkasnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:pemekaran
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)