Dianggap Lecehkan TNI, Program 'Dahsyat' RCTI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

datariau.com
1.413 view
Dianggap Lecehkan TNI, Program 'Dahsyat' RCTI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

JAKARTA, datariau.com - Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) resmi melaporkan program Dahsyat yang ditayangkan di stasiun televisi RCTI ke Polda Metro Jaya pada Ahad (21/1/2018) malam. Tayangan pada hari Jumat (19/1) itu dinilai melecehkan TNI Angkatan Darat (AD).

Pada saat acara itu ditayangkan, salah seorang Anggota TNI AD mengikuti permainan bersama salah seorang artis, Felcya Angelista. Permainan memakan sebiji kue yang diikat dan ditarik oleh kaki artis tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak termasuk warganet.

Pelapor menyampaikan laporannya ke SPKT Polda Metro Jaya pada pukul 18.00. "Laporan kami sudah diterima," kata Ketua Infokom DPP PEKAT IB, Lisman Hasibuan, Ahad (21/1/2018) malam.

Lisman menyerahkan barang bukti berupa video tayangan acara tersebut dan juga gambar saat anggota TNI AD mengikuti permainan. Laporan tersebut diterima dengan Tanda Bukti Lapor dengan mencantumkan Laporan Polisi Nomor:LP/393/1/2018/PMJ/Ditreskrimum. Terlapor disangkakan dengan perkara kejahatan terhadap kesopanan.

Lisman Hasibuan mengatakan pihaknya juga akan melaporkan program musik itu ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Menurutnya kejadian itu harus ditindak tegas mengingat ini merupakan kejadian kedua. Beberapa waktu lalu publik juga dihebohkan oleh komentar pedangdut Zaskia Gotik dalam acara itu yang menyinggung Pancasila.

Menurutnya televisi harus menyiarkan acara yang bermanfaat dan memiliki nilai-nilai baik yang bisa dicontoh masyarakat. Pihaknya juga meminta pemerintah segera turun tangan dalam persoalan ini.

Sebelum menuju Polda Metro Jaya, anggota PEKAT IB melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Para peserta merentangkan spanduk yang berisi kecaman terhadap program tersebut. Termasuk juga menuntut pemerintah menghentikan program Dahsyat di RCTI.

Editor
: Angga
Sumber
: Merdeka.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)