DPRD Minta Warga Laporkan Swalayan yang Masih Jual Kantong Plastik

datariau.com
781 view
DPRD Minta Warga Laporkan Swalayan yang Masih Jual Kantong Plastik
Doc.
Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri.

PEKANBARU, datariau.com - Pemerintah Kota Pekanbaru buat sementara waktu sudah menghentikan program plastik berbayar untuk diterapkan, namun fakta di lapangan masyarakat masih saja mengeluhkan adanya pungutan plastik berbayar di ritel-ritel maupun toko-toko modern, salah satunya Giant Jalan Tuanku Tambusai (Nangka).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak, karena menurut Azwendi hal tersebut merupakan bagian dari pungutan liar (Pungli).

"Penegak hukum harus menindaklanjuti, jangan melakukan pembiaran, ini bagian dari pungli karena yang lain sudah tidak menerapkan," ungkap Tengku Azwendi, Selasa (8/11/2016).

Pasalnya, menurut Politisi Demokrat ini, penerapan program plastik berbayar ini perlu kajian yang matang dan disesuaikan kembali dengan daerah masing-masing, sebagaimana yang pernah dihimbaukan oleh kementerian lingkungan hidup.

"Untuk wilayah Pekanbaru sudah ada pembicaraan dan kesepakatan program plastik berbayar itu belum bisa diterapkan, karena harus ada semacam Perda setelah itu perlu Perwako terlebih dahulu tentang pungutan plastik itu, dan perlu diaudit dan harus ada regulasi yang tepat terkait pungutan itu ngak bisa sembarangan, uangnya masuk kemana, apakah kembali kepemerintah atau seperti apa," pungkasnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Halloriau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)